3 Playmaker Asing Ini Cocok Isi 1 Slot Pemain Asing MU FC

Gelandang MU FC Dane Milovanovic (kiri) dan Bayu Gatra sedang merayakan gol yang bersarang di gawang Semen Padang. Foto MO MUFC for Mata Madura
Gelandang MU FC Dane Milovanovic (kiri) dan Bayu Gatra sedang merayakan gol yang bersarang di gawang Semen Padang.
Foto MO MUFC for Mata Madura.

MataMaduraNews.com – MADURA – Madura United FC (MU FC) sedang krisis pemain yang berposisi sebagai gelandang, sebab playmaker asing Dane Milovanovic sedang sakit dan dalam pemulihan kurang lebih  dalam kurun waktu 3 bulan. Ini akan menjadi kerugian besar bagi Laskar Sape Kerrap jika tidak sefera mencari penggantinya. Disamping Itu, MU FC baru saja memutus kontrak Boubacar Sanogo yang notabenenya sebagai salah satu pemain yang masuk slot pemain asing.

Beberapa pekan lalu, manajer MU FC Haruna Soemitro melontarkan bahwa MU FC sedang mencari gelandang asing. Maka dari itu, MataMaduraNews.com merangkum kebutuhan gelandang asing yang dibutuhkan MU FC layaknya tipikal permainan Dane. 3 playmaker itu yang ditentukan merupakan pemain yang sedang merumput di tim-tim di tanah air untuk mempermudah dalam beradaptasi.

3 Playmaker Asing Pilihan MataMaduraNews.com,

  1. Willem Jan Pluim. Pemain berkebangsaan Belanda ini sedang merumput di PSM Makassar, sang pemuncak klasemen. Perannya sangat terlihat jelsa dalam membawah tim asal Makssar untuk bertengger di klasemen sementara Liga 1 dengan 26 poin. Pemain dengan dengan tinggi 191 m terbilang sangat produktif, kenapa tidak? posisi playmaker tidak membuatnya kesulitan untuk menyarangkan 4 gol ke gawang lawan hanya dengan 14 kali percobaan. Disamping itu, Pluim bisa menjadi pengumpan manja, sebab 3 kali umpannya telah mampuh dikonvensi menjadi gol oleh rekan setimnya, ditambah lagi akurasi passing-nya 78% dan keberhasilan tackle 76%. Tapi kabarnya MU FC harus bersaing dengan Persija Jakarta untuk mendapatkan tanda tangannya.
  2. Flavio Beck Junior. Pemain ini meski berasal dari Brazil namun berpaspor Kroasia, kini sedang membela Pusamania Borneo FC (PB FC). Pemain kelahiran 14 Maret 1987 ini terbilang paling produktif dalam urusan menjebol gawang lawan. Dari 6 kali melakukan tembakan, hanya 2 kali yang gagal melewati garis gawang untuk menambah pundi-pundi golnya. Bukan hanya jago, mencetak gol, tapi jago juga untuk memanjakan teman satu tim untuk merasakan membobol gawang lawan di Liga 1. Tercatat sudah 3 assist, 75% akurasi passing, dan keberhasilan tackle hanya 50%.
  3. Oh Inkyun. Terakhir adalah satu-satunya pemain wakil Asia, yaitu pemain asal Korea Selatan. Meski dulunya adalah sebagai buruh pabrik terletak di Soreang, ia tidak minder dan kalah bersaing dengan teman satu timnya yang berstatus marquee player, Mohamed Lamine Sisoko. Walau kalah dua gol dalam soal membobol gawang, tapi ia masih unggul dalam soal memberikan assist dan MU FC sedang membutuhkan rekan satu tim yang mampu memanjakan Peter Osaze Odemwingie, sang pemincak top skor sementara Liga 1, sedamgkan Sissoko belum pernah memberi assist dan menyumbang 4 gol. Berbeda dengan Oh Inkyun yang sudah mencetak 2 gol dari 5 kali tembakan, 4 assist, dan memiliki 75% akurasi passing, serta 54% keberhasilan untuk men-tackle lawan.

Syahid, Mata Madura

Tinggalkan Balasan