Apa Hubungan Bupati Syafii dan Kades Agus?

Kedekatan Kades Dasuk, Agus Mulyadi dengan Bupati Pamekasan Achmad Syafii bagi aktivis dan pejabat Pamekasan sudah tidak asing. Maklum, saat Pilkada Pamekasan 2013 lalu, Agus menjadi salah satu tim pemenangan Syafii.

Agus-SyafiiMataMaduraNews.comPAMEKASAN-Kedekatan Agus dengan Bupati Syafii bisa disebut hubungan ‘kakak-adik’. Sebagian ada yang menyebut sebagai ‘kasir’ Syafii. Sumber Mata Madura tidak berani menjelaskan apa yang dimaksud ‘kasir’. Nyaris banyak yang bungkam bicara hubungan Agus dengan Syafii pasca OTT KPK soal gratifikasi dana desa.

Agus tergolong Kades tajir. Dia memiliki arena balap motocroos yang pernah dipakai Bupati Syafii untuk menggelar lomba motocross nasional 2016 silam. Lokasinya berada di dekat tambak garam di Kecamatan Garam. Lokasi itu berjarak dua kilometer dari kediaman Agus.

Agus juga menjabat kontraktor besar. Tidak sedikit proyek-proyek bernilai miliar dikerjakan perusahaan milik Agus. Seperti, ia menjadi pemenang tender pengadaan sirkuit di halaman depan Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan. Anggaran sirkuit itu berasal dari APBD 2015 dan 2016 sekitar Rp 6,2 miliar. Dalam laporan majalah Tempo, sirkuit itu hanya bisa dipakai untuk latihan, belum layak buat menggelar kejuaraan.

Sikap loyal Agus kepada Syafii tidak diragukan. Informasi yang dihimpun Mata Madura, Agus berani pasang badan ketika ada yang mengganggu kepemimpinan Syafii. Seperti saat dengar ada demonstrasi besar-besaran, beberapa tahun silam. Agus berinisiatif membuat demo tandingan yang mengajak sejumlah Kades dan aparat desa. Ketika Syafii menemui perwakilan demonstran, Agus berperan sebagai bodyguard menjaga keselamatan Syafii.

Giliran Agus ditimpa masalah, Syafii berani menjadi juru runding kepada Kajari Pamekasan, Rudi Indra Prasetya. Saat itu, Kejari sedang menyelidiki kasus proyek paving di Desa Dasuk yang menggunakan dana desa (DD) tahun 2016. Proyek itu, belum selesai. Baru dikerjakan menggunakan dana DD 2017.

Sebelum diselidiki Kejari, Bupati Syafii sempat menegur Agus agar menyelesaikan paving di halaman balai desa itu. Waktu itu, ada seseorang yang mengirim foto ke Syafii soal paving yang belum dikerjakan. Setelah teguran itu, paving langsung dikerjakan. Hanya volume saja yang berkurang.

Kades Agus memiliki penyakit kelainan jantung. Agus sempat dirujuk ke rumah sakit Singapura. Agus menjabat Kades Dasuk dua periode. Dia menjabat sejak 2007 hingga sekarang. ”Keluarga besar Agus memang keturunan Kades. Orang luar tidak mampu menandingi dalam pemilu kades,” cerita sumber Mata Madura.
Johar Maknun,& Syahid, Mata Madura

Tinggalkan Balasan