Atap SDN Serabi Timur 2 Roboh, Kasek: Alhamdulilah

Salah satu ruang kelas SDN Serabi Timur 2 yang atapnya roboh, (foto:istimewa)
Salah satu ruang kelas SDN Serabi Timur 2 yang atapnya roboh, (foto:istimewa)

MataMaduraNews.com-BANGKALAN-Atap gedung kelas Sekolah Dasar Negri (SDN) Serabi Timur 2,  Kecamatan Modung Bangkalan roboh seketika  Selasa (2/1/18). Kepala sekolah SDN Serabi Timur 2 Jumawan mengatakan bahwa dirinya bersukur kejadian tersebut terjadi di waktu malam hari sehingga tidak ada korban.

“Tau-tau Rabu pagi sudah roboh,  saya langsung mengucapkan Alhamdulilah” ucapnya seraya menjelaskan kalau dirinya bersukur kejadian tersebut terjadi pada waktu malam hari pada saat tidak ada kegiatan belajar mengajar.

Jumawan menambahkan bahwa dirinya sempat mengeluarkan siswa pada hari Selasa pagi dikarenakan sudah ada tanda-tanda kalau atap gedung sekolah tersebut mau roboh.

“Hari selasa anak-anak sudah saya keluarkan karena saya menerima laporan dari guru kalau kuda-kudanya sudah retak” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut siswa-siswi SDN Serabi Timur 2 harus belajar di ruang perpustakaan karena robohnya salah satu ruang kelas tersebut menimbulkan keretakan pada ruang kelas lainnya sehingga membahayakan untuk ditempati.

“Kami tidak berani menempati,  siswa belajar di perpustakaan,  dua kelas saya jadikan satu” Jumawan Menambahkan.

Seketika itu juga Jumawan mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepala UPT Pendidikan Kecamatan Modung namun belum ada tanggapan hingga saat ini Jum, at (5/1/18).

“Hari Rabu juga saya langsung laporan, tapi kok belum ada tanggapan sampai sekarang” akunya dengan nada sedikit bertanya.

Namun sayang saat Matamadura berusaha untuk melakukan konfirmasi melalui Handphone, kepala UPT Pendidikan Kecamatan Modung,  Saiful tidak bisa di hubungi. Begitupun kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan,  Mohni enggan berkomentar karena masih berada diluar kota.  “Maaf mas saya masih di Jakarta masih ada urusan”  ucapnya melalui pesan singkat.

Hasin,  Mata Bangkalan

Tinggalkan Balasan