Menu

Bantu Perekonomian Masyarakat Lebeng Barat, KKN 41 UTM Ciptakan Inovasi Produk Olahan Kelapa dan Siwalan

  Dibaca : 163 kali
Bantu Perekonomian Masyarakat Lebeng Barat, KKN 41 UTM Ciptakan Inovasi Produk Olahan Kelapa dan Siwalan
Mahasiswi KKN 41 UTM Bangkalan sedang demo Pembuatan Selai Siwalan dan Kembang Gula di depan ibu-ibu PKK Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. (Foto for Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.comSUMENEP-Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep banyak sekali ditumbuhi tanaman kelapa dan siwalan. Tak heran, karena secara geografis dan kondisi tanah bisa dibilang mendukung suburnya tanaman tersebut.

Namun, di desa itu nampaknya kelapa dan siwalan tidak terlalu diperhatikan. Banyak masyarakat yang lebih memilih bertani tembakau yang juga merupakan salah satu potensi lokal.

Melimpahnya potensi dari perkebunan kelapa dan siwalan yang terabaikan dan kurang dimanfaatkan dengan baik oleh warga setempat, membuat kelompok KKN 41 dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan yang mengabdi di Desa Lebeng Barat mengadakan program sosialisasi selai siwalan dan kembang gula olahan kelapa. Pelatihan tersebut diadakan pada Jumat (03/08/2018) lalu, dimulai pukul 14.00 WIB, bertempat di Balai Desa Lebeng Barat.

Penanggung jawab Program Kerja Ekonomi Kreatif, Susanti mengatakan, tujuan dari sosialisasi itu adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi warga dan agar masyarakat lebih memanfaatkan lagi potensi dari kelapa dan siwalan di desa mereka.

“Melalui permasalahan yang ada di Desa Lebeng Barat ini, kami mengadakan program sosialisasi untuk memanfaatkan potensi kelapa dan siwalan yang melimpah di sini. Kami berharap dengan berjalannya sosialisasi ini dapat memberikan motivasi kepada warga Lebeng Barat untuk bisa mengembangkan hasil potensi dari kelapa dan siwalan untuk dijadikan sebagai peluang bisnis yang nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Selain olahan makanan, mahasiswa KKN 41 UTM juga membuat kerajinan tangan. Bahannya, kata Susanti, masih dengan memanfaatkan bagian dari kelapa.

“Bahannya dari batok kelapa yang sering kali terbuang percuma,” tuturnya.

Acara sosialisasi sekaligus demo inovasi olahan siwalan dan kelapa tersebut berjalan dengan lancar. Peserta yang merupakan ibu-ibu PKK Lebeng Barat sangat antusias mengajukan beberapa pertanyaan selama acara berlangsung.

Tidak hanya itu, beberapa ibu PKK bahkan turut serta membantu dalam pembuatan selai siwalan dan kembang gula. Mereka juga merespon baik program yang dilaksanakan KKN 41 UTM Bangkalan dan berencana melanjutkannya.

“InsyaAllah nanti akan berlanjut, karena selain mudah didapat juga murah bahan-bahannya. Memang yang paling dicari kan pasti murahnya,” ujar salah satu ibu PKK.

Kirom, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional