Baru Kali Ini, Tiap Masjid di Sumenep Dibantu Rp 250 juta

Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim saat menyerahkan bantuan keagamaan, Kamis (16/6/2017) foto: Yono, Mata Madura
Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim saat menyerahkan bantuan keagamaan, Kamis (16/6/2017)
foto: Yono, Mata Madura

MataMaduraNews.comSUMENEP-Kali ini, perhatian Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim terhadap tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan di Sumenep, ada nuansa baru. Apa itu? Jika tahun sebelumnya, bantuan untuk masjid, pesantren dan mushalla berkisar Rp 3-5 juta. Pada tahun 2017, bantuan untuk tiap Masjid mencapai Rp 250 juta.

Perhatian Bupati Busyro terhadap organ keagamaan sudah berlangsung sejak tahun 2011. Dalam kurun waktu itu hingga 2017, Pemkab Sumenep mealokasikan anggaran hibah bagi organisasi keagamaan sebesar Rp 27,5 miliar. Dan khusus 2017 ini, bantuan hibah tersebut berjumlah Rp 3,4 miliar.

Bupati Busyro bertekad akan terus memperjuangkan kesejahteraan para guru ngaji dan pengasuh ponpes dan lembaga keagamaan di Sumenep. Sebab, katanya, darma bakti beliau untuk agama dan bangsa perlu diapresiasi. “Setidaknya, beban hidup beliau terbantu,” tutur Bupati Kiai Busyro usai menyerahkan bantuan secara simbolis, di Gedung Korpro, Jum’at (16/06/2017), kepada sejumlah wartawan.

Dalam catatan di Bagian Kesmas Setkab Sumenep, ada 290 guru ngaji, 5 masjid, 4 mushallah, dan 1 lembaga pondok pesantren yang menerima bantuan dari Bupati Busyro Karim.  Untuk guru ngaji, bantuan diberikan sebesar Rp 750 ribu per orang. Bantuan untuk tiap masjid Rp 250 juta, mushallah Rp 50 juta dan pesantren Rp 50 juta.

Menurut Kabag Kesmas Setkab Sumenep, Imam Fajar, penyerahan bantuan tersebut dalam bentuk tahap pertama. “Bantuan berikutnya sudah terjadwal hanya menunggu persetujuan Bupati. Tahap kedua pasti diserahkan,” tukas mantan Kasatpol PP itu.

Penyerahan bantuan tersebut diisi dengan acara peringatan Nuzulul Quran. Tampak hadir Sekda Sumenep Hadi Soetarto, Ketua TP PKK, Nurfitriana, Ketua GOW, Nia Kurnia, dan Ketua DWP, Nunuk Luthiah, serta pinpinan OPD dan Camat.

Rusydiyono, Mata Madura

Tinggalkan Balasan