Begini Carok di Siang Bolong Yang Gegerkan Warga Dusun Pelina, Sampang

Korban Carok: Raiman korban carok saat ditangisi keluarga beberapa menit usai kejadian. (foto/Masykur, Mata Sampang)
Korban Carok: Raiman korban carok saat ditangisi keluarga beberapa menit usai kejadian.
(foto/Masykur, Mata Sampang)

MataMaduraNews.comSAMPANG-Gempar. Itulah situasi Dusun Pelina, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karangpenang, Sampang, Madura, Jatim, Minggu pagi sekitar jam 09.00 WIB (25/12/2016). Raiman (50), warga Desa Gunung Kesan tewas bersimbah darah setelah carok dengan Ma’ari, warga setempat, di sekitar pekarangan rumahnya.

Informasi yang diterima MataMaduraNews.com, korban dikeroyok Ma’ari (45) bersama dua rekannya. Akibat carok tak imbang itu, Raiman luka bacok di sekitar leher dan paha akibat sabitan clurit.

Usai korban tewas terkapar bersimbah darah, keluarga korban datang menolong. Terlihat isak tangis dan deraian air mata dari sanak familii perempuan korban. Sementara, sanak  famili laki-laki terlihat membicarakan sesuatu. Entah apa yang mereka bicarakan.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian ini. Informasi yang berkembang di masyarakat, carok itu berawal dari sikap Raiman yang dikenal sebagai blater yang disegani masyarakat setempat, menghalangi mantan istri keponakannya yang akan dinikahi orang lain.
“Mantan istri keponakannya ada yang akan  mengawani. Sementara Raiman mencoba membela dan menghalangi pernikahannya,” cerita Hasan Basri, warga Kadundung, kepada MataMaduraNews.com.
Sementara informasi lain menyebut, motif carok akibat asmara. Raiman pernah pergi ke Malaysia. Sepulang dari Malaysia, Raiman carok dengan Ma’ari yang dibantu dua rekannya.
Hingga berita ditulis, polisi belum menangkap pelaku pembunuhan.
Masykur, Mata Sampang

Tinggalkan Balasan