Bersyukur dan Kerja Ikhlas, Cara Mohammad Hori Jalani Hidup

Mohammad Hori (Foto Hori for Mata Madura)
Mohammad Hori
(Foto Hori for Mata Madura)

MataMaduraNews.comBANGKALAN – Banyak sekali cara orang untuk menjalani hidup. Ada yang bermalas-malasan, ada juga yang hampir setiap waktu tanpa istirahat kecuali waktu tidur malam. Itupun sangat terbatas. Mohammad Hori misalnya, selain sebagai PNS di Polres Bangkalan, ia memiliki seabrek kegiatan. Mulai dari usaha sampingan sampai dengan berbagai kegiatan keagamaan dilakukannya, sehingga tidak ada sedikitpun waktu yang terlewatkan dengan sia-sia.

”Setelah pulang kantor langsung bikin tulisan kalo ada pesanan mendadak. Magrib ke masjid sampai isya. Setelah itu kerja lagi sampe jam sepuluh malam, lalu istirahat tidur,” tutur lelaki yang nyambi usaha ucapan karangan bunga tersebut, pekan kedua Juni lalu. Sementara, jam 3 subuh ia sudah harus bangun dan melanjutkan aktivitas, termasuk menggarap usaha sampingannya. Kemudian bila sudah pukul 06.30 pagi, suami Saidah itu sudah harus berangkat ke kantor untuk kembali bekerja seperti biasa.

Tidak hanya menjalani usaha sampingan, ayah Choirun Nisa Aprilia Fajri dan Choirunnas Rojabul Asri tersebut juga aktif di berbagai kegiatan keagamaan. Seperti mengajar anak-anak belajar al-Qur’an di sekitar asrama Kepolisian Bangkalan setiap bakda salat magrib sampai kumandang azan isya tiba. Selain itu, lelaki yang sudah PNS sejak tahun 1989 tersebut, memiliki tugas menjadi imam di masjid Baiturrahman Bangkalan setiap subuh dan isya. Bahkan, saat bulan puasa seperti saat ini hampir bisa dikatakan tidak pernah bisa berbuka di rumah karena harus menyiapkan takjil untuk kegiatan buka bersama di masjid yang sama. ”Begitu pun dengan tarawih tidak pernah bisa dengan keluarga, karena harus menjadi imam di beberapa masjid secara bergilir sesuai jadwal,” ucap lelaki yang setiap Ahad masih juga memiliki kegiatan mengajar pramuka anak-anak sekolah itu.

Tak heran, abdi Negara yang pernah mendapat hadiah umroh dari mantan Kapolres Bangkalan pada tahun 2016 tersebut, memiliki prinsip hidup yang mulia. Yakni selalu bersyukur, menerima, dan berupaya ikhlas menjalani pekerjaan apa saja. ”Selalu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat, selalu menerima apapun yang diberikan oleh Allah, bekerjalah dengan ikhlas,” ungkap lelaki yang tinggal menunggu panggilan menunaikan haji atas hadiah dari mantan Kapolres Bangkalan juga.

Hori, begitu panggilan akrabnya, bersyukur keluarganya tidak pernah protes atau merasa keberatan dengan segala aktivitas yang dilakukannya. ”Bahkan, kami sekeluarga merasa bahagia dan senang. Mungkin berkah karena menjalani semuanya dengan keikhlasan,” tandas lelaki yang juga terkenal dengan kedermawanannya itu.

| hasin/rafiqi

Tinggalkan Balasan