Bupati Busyro Gunakan Internet untuk Promosi Potensi Daerah

Bupati menandatangi MoU Connectifity Astinet Lite dan Mangoesky di Ruang Arya Wiraraja Setdakab Sumenep, Senin (21/08). (Foto Rusydiyono, Mata Madura)
Bupati menandatangi MoU Connectifity Astinet Lite dan Mangoesky di Ruang Arya Wiraraja Setdakab Sumenep, Senin (21/08).
(Foto Rusydiyono, Mata Madura)

MataMaduraNews.comSUMENEP – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta akses informasi cepat dan tepat guna, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep adakan MoU dengan PT. Telkom Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Arya Wiraraja Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Senin (21/08/2017).

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim menegaskan, pasti mendukung setiap upaya-upaya pemerintah kecamatan dan desa dalam mengembangkan pembangunan di daerah masing-masing dengan pelayanan berbasis digital. Sebab, penggunaan teknologi komunikasi dan informasi saat ini merupakan sebuah kebutuhan. Akibatnya, orientasi pembangunan pun telah berubah dari yang bersifat manual menjadi digital. Dari pendekatan geografis-wilayah menjadi pendekatan teknologi.

“Melalui layanan teknologi, dalam hal ini akses internet, pembangunan dalam segala bidang akan makin cepat, efektif, dan terukur. Baik dalam proses perencanaan pembangunan maupun pelayanan publik,” tegasnya pada Penandatanganan MoU Connectifity Astinet Lite Kecamatan Pragaan dan Ambunten serta Mangoesky untuk desa di Kecamatan Dungkek dan Ganding.

Bupati Busyro juga memaparkan, terbentuknya broadband learning center (BLC) Kecamatan Pragaan  dan Ambunten menjadi yang keempat di Sumenep. Karena sebelumnya BLC juga sudah terbentuk di Kecamatan Kota Sumenep juga Kecamatan Pasongsongan.

“Saya harapkan kecamatan-kecamatan lain bisa menyusul di masa mendatang,” harapnya.

Tidak hanya membentuk BLC, suami Nurfitriana itu menegaskan program tersebut harus dimaksimalkan. Lebih-lebih guna mendukung program e-government yang akan diimplementasikan Pemkab Sumenep pada tahun 2019 mendatang. Sebab, di daerah lain progres pembangunan berbasis teknologi semakin berkembang pesat. Sehingga, Sumenep diharapkan jangan sampai ketinggalan kereta.

“Selain itu, saya berharap keberadaan layanan ini jangan hanya sekedar untuk memperlancar akses informasi. Tetapi, yang lebih penting harus mampu meningkatkan promosi potensi ekonomi dan wisata di masing-masing kecamatan dan desa,” pungkasnya.

Rusydiyono, Mata Madura

Tinggalkan Balasan