Menu

Carok di Jalan Raya Pulau Kangean. Korban Tewas di TKP, Pelaku Juga Kritis

Carok di Jalan Raya Pulau Kangean. Korban Tewas di TKP, Pelaku Juga Kritis
Hersi, korban carok bersimbah darah di TKP (kiri). Jefri saat dirawat oleh petugas medis Puskesmas Arjasa. (foto untuk matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Dendam kesumat hingga duel carok, satu lawan satu, kembali terjadi di Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jatim, Minggu sore (25/8/2019).

Safiudin, Ketua Komunitas Warga Kepulauan (KWK), menyebut peristiwa carok terjadi Minggu sekitar jam 4 sore di pertigaan Dusun Tangse. Tepatnya di pertigaan JL Raya Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

“Korban yang meninggal Hersi. Itu kejadian di tikungan. 200 meter dari rumah saya,” terangnya, via telpon ke Mata Madura, Minggu malam.

Informasi yang dihimpun Mata Madura, Hersi (30) warga Desa Angon-Angon, Arjasa, tewas bersimbah darah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kena sabitan celurit oleh Jefri Hermanto (30), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kangean, Sumenep.

Carok itu, berawal dari rentetan kejadian sebulan lalu di Lapangan Arjasa, Pulau Kangean. Ketika itu, Dail, adik Hersi menampar muka Jefri Hermanto di Lapangan Arjasa.

Jefri ternyata menaruh dendam. Minggu pagi, (25/8/2019) Jefri memukul Andre, adik Dail yang juga saudara Hersi. Jefri menghajar muka Andre hingga babak belur.

Melihat wajah Andre, sanga adik-babak belur mukanya. Amarah Hersi tak terkedali.

Hersi mencari Jefri. Saat pencarian bertemu di pertigaan JL Raya Desa Kalisangka, Arjasa.

Saat bertemu itu, Hersi langsung membuat perhitungan dengan Jefri. Di tengah jalan raya banyak rumah warga, duel carok pun terjadi. Jefri langsung mengambil celurit lalu dilibaskan ke tubuh Hersi.

Sekitar 10 menit duel carok terjadi. Hersi tewas bersimbah darah di tempat kejadian. Jefri juga kena sabetan celurit yang dilayangkan Hersi.

Kondisi Jefri kritis. Jefri mengalami luka menganga di bagian bahu sebelah kiri. Sekarang, Jefri dirawat Puskesmas Arjasa.

Kapolsek Kangean, IPTU Karsono membenarkan kejadian carok tersebut. Saat ditelpon Mata Madura, dia mengaku sedang berada di lokasi pengejaran pelaku.

“Bentar mas. Saya masih ada di lokasi pengejaran pelaku,” terangnya.

Khoirul Ibad, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Fans Page

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional