Menu

Demo Nyaris Adu Jotos, Komisi III DPRD Pamekasan Beri Rekomendasi

  Dibaca : 96 kali
Demo Nyaris Adu Jotos, Komisi III DPRD Pamekasan Beri Rekomendasi
Saat Demo berlangsung di depan Kantor DPRD Pamekasan. Foto/Hasib Mata Pamekasan
Link Banner
Saat Demo berlangsung di depan Kantor DPRD Pamekasan. Foto/Hasib Mata Pamekasan

Saat Demo berlangsung di depan Kantor DPRD Pamekasan.
Foto/Hasib Mata Pamekasan

MataMaduraNews.comPAMEKASAN-Ratusan massa yang tergabung dalam koalisi rakyat Pamekasan mendatangi kantor DPRD Pamekasan, Rabu (16/11/2016). Mereka meminta para wakil rakyat untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Pamekasan sejak tahun 2015-2016.

Perwakilan massa berorasi secara bergilir di depan kantor DPRD Pamekasan. Mereka menyampaikan kondisi pembangunan infrastruktur di Pamekasan yang dinilai jauh dari kualitas baik.

“Banyak infrastruktur rusak parah, padahal proses pekerjaan baru selesai. Ini menandakan bahwa pekerjaan itu terindikasi korupsi,” kata orator aksi.

Perwakilan massa diminta masuk ruangan untuk beraudiensi dengan Komisi III DPRD Pamekasan. Dalam hearing itu nyaris terjadi adu jotos akibat saling ngotot antara perwakilan massa dan komisi III. Suasana riuh berawal dari perwakilan massa yang meminta Komisi III agar menulis surat secara resmi kepada BPK untuk melakukan investigasi dan audit kepada sejumlah pembangunan infrastruktur di Pamekasan. Menurut dia, ada dugaan sejumlah pelaksanaan infrastruktur tidak sesuai bestek. Apa jawaban komisi III? Karena dinilai bertele-tele, perwakilan massa emosi dan menggebrak meja.

Suasana di ruangan komisi III pun tegang setelah anggota komisi III, Rida’I, berdiri dan menyampaikan tidak terima atas arogansi massa. Massa pun juga tidak tinggal diam. Bahkan mereka menghampiri Rida’i dan sempat cekcok mulut. Adu jotos nyaris terjadi. Untung saja, ada aparat kepolisian yang menenangkan suasana.

Setelah kondisi terkendali, diskusi kembali dilanjutkan. Dalam diskusi lanjutan itu, komisi III secara tegas akan memberi rekomendasi kepada BPK dan mengevaluasi atau menghentikan pelaksanaan proyek yang dinilai tidak sesuai bestik. Atas jawaban itu, massa langsung menerima dan mengakhiri diskusi. Massa kemudian bubar.

Hasib, Mata Pamekasan

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional