Menu

Demonstran: Bupati Makmun “Tak Becus” Urus Bangkalan

  Dibaca : 147 kali
Demonstran: Bupati Makmun “Tak Becus” Urus Bangkalan
TUNTUT: Aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bangkalan di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan. (Foto Agus Mata Madura)
Link Banner
pmii-bangkalan-2

TUNTUT: Aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bangkalan di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan. (Foto Agus Mata Madura)

MataMaduraNews.com BANGKALAN – Sejumlah massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bangkalan  menggelar aksi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/01/2017). Aksi ini digelar  karena prihatin terhadap Pemkab Bangkalan yang sedeng carut-marut

Aksi ini dimulai dari Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dengan berjalan kaki menuju Kantor Pemkab Bangkalan. Sambil berorasi mereka meminta Bupati Makmun Ibnu Fuad menemui peserta aksi.

Salah satu orator menegaskan, Bupati Bangkalan tidak serius mengurus pemerintahan Kabupaten Bangkalan sehingga mendapatkan sanksi dari Pemprov Jawa Timur. Akibatnya, sampai saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 belum disahkan dan SOTK belum terisi.

“Bupati kita tidak becus dalam mengurus Bangkalan sehingga APBD belum disahkan, SOTK belum diisi. Kemana saja Bupati ini. Jangan keluyuran terus tapi urus Bangkalan,” teriaknya menggebu-gebu.

segel-pemkab-bangkalan

SEGEL: Sejumlah massa menyegel Kantor Pemkab Bangkalan. (Foto Agus Mata Madura)

Sambil berorasi, mereka membentangkan banner yang bertuliskan kecaman. Diantaranya bertuliskan”Megapa Pemimpin Kami Anti Kritik”. Karena tuntuntan para demonstrans tidak langsung dipenuhi dan sempat terjadi bersitegang, akhirnya massa nekad menyegel kantor Pemkab Bangkalan.

Dalam aksi tersebut, hanya Wakil Bupati Mondir Rofii yang keluar untuk menemui massa aksi. Namun massa tetap  meminta agar Bupati yang menemui mereka, mereka tidak mau jika hanya ditemui wakil bupati sehingga wakil bupati akhirnya masuk lagi ke dalam kantornya. “Kami ingin Bupati yang menemui kita, bukan Wakil Bupati, ayo Bupati keluar, Bupati keluar. Jika tidak kami akan maksa untuk masuk ke dalam,” ancam dalam orasinya.

Peserta aksi pun menggelar tahlil bersama dikhususkan ke Bupati Makmun Ibnu Fuad, yang pimpin langsung Wakil Bupati Mondir Rofii yang juga diiukti sejumlah aparat Polres Bangkalan. Saat ini massa bergeser untuk menyampaikan tuntutannya ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Reporter: Agus, Mata Bangkalan | Editor: Aliman Haris

 

KOMENTAR

1 Komentar

Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional