Menu

Di Tengah Riuhnya Isu People Power, Santri Annuqayah Gelar Aksi Gerebek Sahur

Di Tengah Riuhnya Isu People Power, Santri Annuqayah Gelar Aksi Gerebek Sahur
Gerebek Sahur: Santri Annuqayah bagi-bagi nasi bungkus kepada keluarga pasien di Puskesmas Dungkek. (Foto/Yono Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.com-SUMENEP- Ngalap berkah di bulan suci Ramadhan, para santri dari Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Madura lakukan gerebek sahur.

Berbeda dari kebanyakan, jika pada umumnya orang berbagi sedekah di bulan Ramadhan biasa dilakukan saat menjelang buka puasa, maka, Santri Annuqayah yang tergabung di Ikatan Keluarga Santri Batang-Batang Dungkek (IKSABAD) memilih bagi-bagi nasi bungkus dan air untuk sahur.

Kordinator aksi gerebek sahur, Achmad Junaidi menyatakan, dirinya bersama rekan-rekan santri lainya sengaja memilih gerebek sahur sebagai ajang meningkatkan keshalehan sosial di bulan puasa.

Termasuk pemilihan lokasi aksi gerebek sahur, kata santri kelahiran Dusun Gunong Pekol Desa Jenangger ini, pihaknya memilih tempat umum terutama Puskesmas.

“Kami menilai berbagi jelang sahur ini waktu yang sangat tepat untuk berbagi kepada kelurga pasien yang sedang jaga sanak familinya di Puskesmas, karena terkadang orang-orang pada capek yang mau nyiapkan perlengkapan sahur,” jelas Junaidi, Rabu (22/05/2019) dini hari.

Dia menyebutkan, dari puluhan santri peserta gerebek sahur, dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok lakukan aksinya di Puskesmas Batang-Batang, dan kelompok ke dua di Puskesmas Dungkek.

“Sebenarnya aksi ini merupakan serangkaian dari kegiatan IKSABAD mengaji dan mengabdi yang dilaksanakan selama tujuh hari di Desa Bicabbi Dungkek,” ungkapnya.

Karenanya, Junaidi berharap supaya kegiatan semacam itu bisa dipertahankan oleh kader-kadernya di IKSABAD. Sebab, kegiatan berbagi dengan sesama selain untuk meningkatkan imam dan ketaqwaan juga sebagai sarana edukasi bagi santri sebelum akhirnya pulang ke masyarakat.

“Semoga gerebek sahur ini bermanfaat sehingga mampu mengurangi beban kebutuhan keluarga pasien selama di Puskesmas,” harap santri yang juga aktivis PMII.

Rusydiyono, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

1 Komentar

  1. Ahmad farisi Rabu, 22 Mei 2019

Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Fans Page

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional