Menu

Diciduk Polisi, Artis Dangdut Academy Mengaku Menggunakan Narkoba untuk Beribadah

  Dibaca : 1562 kali
Diciduk Polisi, Artis Dangdut Academy Mengaku Menggunakan Narkoba untuk Beribadah
Kapolres AKBP Anissullah M Ridha (tengah) saat melakukan press release penangkapan tiga pengguna narkoba di Mapolres Bangkalan. (Foto Istimewa/ Mata Madura)

MataMaduraNews.com-BANGKALAN-Anggota Kepolisian Resort (Polres) Bangkalan kembali menangkap tiga orang pengguna dan pengedar narkoba berjenis sabu-sabu, Kamis (08/02/2018). Bersama pelaku, aparat berhasil mengamankan barang bukti sebanyak dua klip plastik kecil yang berisi sabu seberat 2,06 gram beserta alat hisapnya, serta sejumlah uang tunai.

Dari ketiga pelaku yang berhasil ditangkap, salah satunya adalah penyanyi dangdut yang pernah menjadi peserta Dangdut Academy (DA) Indosiar, yaitu Zulfikar Novan.

“Kalo artis DA atas nama ZN ini mengaku sudah menggunakan sejak tahun 2012 untuk membantu fisiknya dan membantu konsentrasinya, dan pengakuannya digunakan untuk kegiatan ibadahnya,” ucap Kapolres AKBP Anisullah M. Ridha saat press release di Mapolres Bangkalan.

Namun begitu, Kapolres asal Aceh tersebut menegaskan, semua ajaran agama telah melarang penggunaan dalam bentuk apapun psikotropika dan narkotika beserta semua produk hasil turunannya.

“Jadi saya tegaskan di sini bahwa seluruh agama juga melarang dari bentuk apapun turunan dari psikotropika dan narkotika,” imbuhnya.

Zulfikar Novan mengaku menggunakan narkoba untuk menjaga stamina dan kekuatan fisiknya saat mengalami kelelahan di waktu bekerja. Selain itu, pria yang terkenal lincah tersebut juga mengaku menggunakan Narkoba untuk beribadah seperti berzikir.

“Saya pesan kepada semua teman-teman yang sudah terlanjur menggunakan untuk secepatnya berhenti,” ucap pria yang berhasil ditangkap di kamar kosnya di Jl. Jokotole Gg. 3 Kraton, Bangkalan dengan raut wajah penuh penyesalan.

Sedangkan dua pelaku lainnya adalah Jazuli yang dilakukan penangkapan di Desa Bringin, Kecamatan Labang, serta Saifullah yang dilakukan penangkapan di Kelurahan Kraton.

Ketiganya dijerat dengan pasal 114 dan pasal 112 no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara.

Hasin, Mata Bangkalan

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Kategori Pilihan

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional