Menu

Dituntut Mundur, Direktur RSUD Syamrabu Angkat Bicara

  Dibaca : 743 kali
Dituntut Mundur, Direktur RSUD Syamrabu Angkat Bicara
Link Banner

MataMaduraNews.com -BANGKALAN-Setelah kemaren Senin (17/09/18) didatangi oleh puluhan masyarakat yang mengaku dari aliansi masyarakat lintas kecamatan dan meminta Direktur RSUD Syamrabu drg Yusro untuk mundur dari jabatannya karena dianggap gagal memimpin seperti yang diberitakan oleh media Mata Madura sebelumnya.

Hari ini Selasa, (18/09/18) perempuan yang sudah 9 tahun memimpin rumah sakit plat merah di Bangkalan tersebut angkat bicara. menurutnya masalah mundur atau tidak itu hal yang mudah.

“Mundur itu masalah gampang, sebagai pejabat saya diangkat oleh Bupati dan saya serahkan juga pada Bupati, semua ada aturannya karena saya ASN,” tuturnya saat di hubungi melalui media handphone.

Setelah di tekankan lagi kesediaannya untuk mundur, drg Yusro hanya menjawab normatif.
“Kapan saja Bupati menghendaki, sesuai aturan ASN,” Akunya.

Beliau bahkan mempertanyakan indikator kegagalan dirinya dan menyebutkan sederet kemajuan yang berhasil di peroleh RSUD di bawah kepemimpinannya.

“Kunjungan masyarakat yang berobat naik terus dari tahun ke tahun, Pendapatan sudah naik 1500 persen dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2017, Jangkauan pelayanan sampai dengan Sampang, Pamekasan, Sumenep. Alat-alat kedokteran yang paling lengkap di Pulau Madura ini, Menjadi Rumah Sakit pendidikan yang pertama di Pulau Madura ini, Tingkat kemandirian Rumah Sakit mencapai 90 persen, Lalu apa ukurannya saya gagal?,” ucapnya dengan balik mempertanyakan indikator dirinya bisa dianggap gagal.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan pada masyarakat dunia dan akherat. Saya sebagai direktur juga tidak minta saya diperintah dan saya terpanggil untuk membantu Bupati RKH Fuad Amin waktu itu,” Imbuhnya.

Saat kami menanyakan apakah masih akan tetap siap membantu pemerintahan saat ini, drg Yusro mengaku belum tau.

“Saya tidak tahu, tapi waktu sudah cukup 9 tahun dan siapapun peganti saya InsyaAllah tinggal melanjutkan karena semua sudah tertata sedemikian rupa, sistem sudah jalan sesuai standar akreditasi, standar tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Belum selesai disitu, dirinya masih melanjutkan.
“PHC bukan lagi Rumah Sakit nya orang Bangkalan sekarang, Meningkatnya kunjungan itu indikatornya apa, Pasien semakin hari semakin banyak, Dilain pihak, Begitu juga dokter, semakin banyak dokter spesialis yang ngelamar ke RSUD Syamrabu, apa alasan mereka? Karena alat-alat lengkap,” akunya.

Dirinya juga mengaku selama ini baik-baik saja hubunganya dengan pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Saya baik-baik saja, boleh dikatakan ASN yang disiplin, Apa iya saya tidak baik bisa 9 tahun dipercaya, saya tunjukkan dengan kinerja sesuai aturan,” lanjutnya.

Bahkan diakhir beliau berpesan untuk menulis semua informasi yang beliau berikan agar masyarakat bisa menilai sendiri.
“Jangan ada yg lewat ya, ditulis semua biar masyarakat yang menilai. Sampeyan yang amanah ya sebagai wartawan, karena semua dipertanggung jawabkan di akhirat nanti, baik buruk sekecil apapun tidak luput dari catatan Allah,” pungkasnya sambil mengakhiri perbincangan.

Hasin, Mata Bangkalan

Link Banner
Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional