Menu

DKR Audiensi, Kadinsos : Jika Ada Masyarakat Miskin yang Belum Terdata Silahkan Ajukan

  Dibaca : 131 kali
DKR Audiensi, Kadinsos : Jika Ada Masyarakat Miskin yang Belum Terdata Silahkan Ajukan
Kepala Dinas Sosial Bangkalan Taufan Zairinsyah saat menjawab pertanyaan awak media setelah acara audiensi selesai, (Foto: istimewa)
Link Banner

MataMaduraNews.com-BANGKALAN-Puluhan anggota Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Bangkalan mendatangi kantor Dinas Sosial Bangkalan dalam rangka melakukan audiensi terhadap instansi pemerintah, Jum’at (19/1/18). Acara dilakukan di ruang pertemuan Dinas Sosial dan ditemui langsung oleh Kepala Dinas Taufan Zairinsyah.

Ketua DKR Bangkalan, Muhyi mengatakan, pihaknya melakukan audiensi dalam rangka untuk memastikan program dari dinas tersebut sudah terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Menurut pria berkacamata itu, masyarakat sudah menunggu program dari Dinas Sosial untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terutama tentang kemiskinan.

“Masyarakat sudah menunggu, apa sih program Dinas Sosial ini. Selama ini masyarakat kurang bisa merasakan,” paparnya dengan nada bertanya.

Bahkan, Muhyi juga menganggap keberadaan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) masih kurang maksimal.

Kepala Dinas Sosial Taufan Zairinsyah mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan pendataan dan jika masih ada rakyat miskin yang belum terdata dirinya berharap ada yang berkenan untuk mengajukan.

“Kami sudah melakukan pendataan kemana-mana, jika masih ada orang yang belum terdata silahkan ajukan, nanti kita lakukan verivali” ungkapnya.

Menurutnya terdapat 93 ribu masyarakat miskin se Kabupaten Bangkalan yang mana sebagian sudah tersentuh program dari Kementrian Sosial seperti hal nya Program Keluarga Harapan (PKH).

“Jumlah orang miskin di Bangkalan itu 93 ribu, itu data dari pusat, 63 ribu terdaftar sebagai penerima program PKH dan 5 ribu sebagai penerima SPM,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Taufan itu pun mengakui bahwa lembaga yang dipimpinnya belum bisa berbuat banyak karena terkendala anggaran yang terbatas.

“Klo program kita (Dinas Sosial, red) karena SDM di masyarakat miskin tidak bisa kita bantu yang kaitannya dengan teknologi, lalu melalui musyawarah desa, Kepala Desa menganjurkan untuk diberi kambing, pelatihan keterampilan seperti memasak dan sebagainya, 2018 masih stagnan, karena anggaran juga terbatas hanya 2,3 M” pungkasnya.

Hasin, Mata Bangkalan

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional