Menu

GOW Sumenep Gelar Khitanan Gratis Bagi Warga Miskin

  Dibaca : 396 kali
GOW Sumenep Gelar Khitanan Gratis Bagi Warga Miskin
PEDULI WONG CILIK: Ketua GOW Nia Kurnia Fauzi memantau jalannya aksi Khitanan Massal yang digelar GOW Sumenep, Rabu (20/12). (Foto Rusydiyono, Mata Madura)
Link Banner
PEDULI WONG CILIK: Ketua GOW Nia Kurnia Fauzi memantau jalannya aksi Khitanan Massal yang digelar GOW Sumenep, Rabu (20/12). (Foto Rusydiyono, Mata Madura)

PEDULI WONG CILIK: Ketua GOW Nia Kurnia Fauzi memantau jalannya aksi Khitanan Massal yang digelar GOW Sumenep, Rabu (20/12). (Foto Rusydiyono, Mata Madura)

MataMaduraNews.comSUMENEP – Peduli wong cilik, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep gelar khitanan massal untuk anak keluarga kurang mampu, Rabu (20/12). Khitanan gratis bertemakan ‘Bersama Sucikan Hati dengan Berbagi Kasih dan Peduli untuk Generasi Sehat dan Sholeh’ tersebut berlangsung di Sekretariat TP PKK setempat.

Ada sebanyak 50 anak yang menjadi peserta khitan dari berbagai desa yang tersebar di kecamatan daerah daratan. Nia Kurnia Fauzi selaku Ketua GOW menjelaskan, kegiatan itu merupakan bentuk peduli kasih GOW untuk membantu ringankan beban keluarga kurang mampu. Khususnya, untuk mengkhitankan anak-anak mereka.

”Dengan adanya khitanan massal ini, kami berharap keluarga tak mampu akan merasa terbantu dalam mengkhitankan anaknya. Sebab, kegiatan khitanan massal ini sama sekali tidak dipungut biaya, bahkan dapat ganti transport,” terang Nia-sapaan akrab isteri Wabup Achmad Fauzi itu, Rabu (20/12).

Ditambahkan Nia, acara khitanan gratis sengaja dilaksanakan bersamaan dengan liburan semester. Sehingga, selama dikhitan tidak mengganggu waktu jam masuk sekolah. Sebab, diyakini kurang lebih lima sampai tujuh hari mereka yang dikhitan sudah sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

Tidak hanya itu, supaya anak-anak senang dan tidak panik ketika dikhitan, peserta khitanan bersama pengurus GOW juga para orangtuanya terlebih dahulu diajak naik odong-odong keliling kota.

”Ini kami lakukan agar anak-anak yang mau dikhitan gak tegang, sehingga pas dikhitan tidak takut,” tandasnya.

Rusydiyono, Mata Madura

Link Banner
Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional