Gus Ipul Ungguli Khofifah dan Risma di Madura dan Tapal Kuda

Gus Ipul, Khofifah, dan Risma. (Foto www.konfrontasi.com)
Gus Ipul, Khofifah, dan Risma.
(Foto www.konfrontasi.com)

MataMaduraNews.comBANGKALAN – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa sepertinya harus bekerja keras untuk merebut suara di wilayah Madura dan Tapal Kuda (Pandalungan) jika maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang. Pasalnya, kedua wilayah itu sampai saat ini masih menjadi basis massa Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagaimana rilis lembaga Survei Surabaya Survey Center (SSC) yang dirilis medio Juli lalu.

Sekadar diketahui, wilayah kebudayaan Pandalungan merujuk kepada suatu  kawasan di wilayah pantai utara dan bagian timur Provinsi Jawa Timur yang  mayoritas penduduknya berlatar belakang budaya Madura. Budaya pandalungan adalah percampuran antara dua budaya dominan, yakni budaya Jawa dan budaya Madura.

Pada umumnya orang-orang Pandalungan bertempat tinggal di daerah perkotaan. Secara administratif, kawasan kebudayaan Pandalungan meliputi Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Lumajang.

“Madura dan Pandalungan jelas basis Gus Ipul. Karena itu, Khofifah harus bekerja lebih keras lagi,” kata pengamat politik  dari Universitas Trunojoyo, Bangkalan Mochtar W Oetomo.

Ia menjelaskan, dari data Surabaya Survey Center (SCC) menyebutkan, Gus Ipul unggul di wilayah Madura. Kendati demikian, sekitar 17 persen masyarakat belum menentukan pilihannya.

“Menurut data SSC untuk wilayah Madura yang meliputi 4 (empat kabupaten di pulau Madura) Gus Ipul memperoleh dukungan tertinggi, yakni mencapai 30%, disusul Khofifah Indar Parawansa 28,8% dan Tri Rismaharini dengan 22,5% dukungan. Sementara sisanya, yakni 18,7% publik Madura belum menentukan pilihannya,” katanya, Ahad (27/08/2017).

Pengamat Politik dan Direktur SCC, Mochtar W Oetomo (Foto Dok. Pribadi)
Pengamat Politik dan Direktur SCC, Mochtar W Oetomo
(Foto Dok. Pribadi)

Direktur SCC itu menambahkan, Gus Ipul juga unggul di wilayah Pendalungan yang meliputi Pasuruan, hingga Probolinggo dan Banyuwangi.

“Pasuruan ke timur hingga Banyuwangi Gus Ipul unggul mutlak dengan 42,6% dukungan publik, sementara Tri Rismaharini dengan 31,1% dukungan dan Khofifah dengan 17,4% dukungan. Sementara sisanya, yakni 8,9% masyarakat Pandalungan belum menentukan pilihan,” pungkasnya.

Sebelumnya, SSC merilis hasil survei elektabilitas, popularitas, dan akseptabilitas kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Pilkada Jawa Timur 2018, pada Rabu (12/07) lalu. Hasil survei tersebut sebagiamana diturunkan TEMPO.CO menunjukkan bahwa Gus Ipul adalah kandidat yang unggul dalam hal dukungan publik.

“Gus Ipul mendapat dukungan publik sebesar 26,3 persen, muncul juga nama Tri Rismaharini dengan 22,1% dukungan dan Khofifah Indar Parawansa dengan 13,9 persen pendukung,” kata Mochtar saat jumpa pers di Hotel Yellow Surabaya, Rabu (12/08) lalu.

Rafiqi, Mata Madura

Tinggalkan Balasan