Menu

Hari Jadi Ke-749, Seluruh ASN Harus Pakai Baju Adat Keraton Sumenep

  Dibaca : 194 kali
Hari Jadi Ke-749, Seluruh ASN Harus Pakai Baju Adat Keraton Sumenep
Kabag Humas dan Protokol Sumenep, Abdul Kadir bersama Bupati KH A. Busyro Karim dan istrinya, Nurfitriana. (Foto Dok. Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-749 di tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpakaian Adat Keraton Sumenep.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Abdul Kadir menegaskan, penggunaan pakaian adat keraton tersebut berlaku bagi semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep. Kewajiban itu juga berlaku bagi pagawai BUMN, BUMD dan perbankan di Sumenep, termasuk instansi vertikal.

“Memakai baju adat ini sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal dan memberikan semangat aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti ketokohan Arya Wiraraja sebagai pendiri Kabupaten Sumenep,” katanya, Rabu (24/10/2018) lalu.

Kewajiban memakai baju Adat Keraton Sumenep, lanjut Kadir, berlaku sejak tanggal 30 hingga 31 Oktober 2018. Selama dua hari itu, setiap jam kerja atau mulai pagi hingga sore pulang kantor para ASN harus berpakaian Adat Keraton.

“Tetapi pakaian adat Keraton Sumenep tidak berlaku untuk ASN yang saat bertugas memakai seragam khusus, seperti paramedis saat melakukan tugas operasi pasien dan petugas keamanan seperti Satpol PP,” jelasnya.

Soal instruksi agar para ASN, perbankan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, BUMN, BUMD dan istansi vertikal lainnya memakai pakaian adat Keraton Sumenep, tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi. Rinciannya, untuk Eselon II, III, IV dan staf menggunakan baju adat bangsawan Keraton Sumenep lengkap. Begitu juga bagi dosen perguruan tinggi, guru SD, SMP, SMA Negeri dan swasta sederajat menggunakan baju adat bangsawan Keraton Sumenep lengkap.

“Sementara pelajar mulai SD hingga SMA Negeri dan swasta sederajat wajib memakai batik Madura,” tandasnya.

Rusydiyono, Mata Madura

Link Banner
Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional