Menu

Jadi Tuan Rumah Pameran Hari Aksara Internasional, Bupati Busyro Ajak Berantas Buta Aksara

  Dibaca : 122 kali
Jadi Tuan Rumah Pameran Hari Aksara Internasional, Bupati Busyro Ajak Berantas Buta Aksara
SIMBOLIS: Bupati KH A. Busyro Karim ditemani Bunda PAUD Nurfitriana menyerahkan Bantuan Transport kepada guru swasta di Pembukaan Pameran Aksara Internasional di Sumenep. (Foto Rusydiyono/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.com-SUMENEP-Pameran Hari Aksara Internasional Provinsi Jawa Timur diselenggarakan di Sumenep, Madura, Jumat (16/11/2018) siang. Kesempatan jadi tuan rumah tersebut, dijadikan Bupati KH A. Busyro Karim untuk mengajak semua pihak bergerak bersama memberantas buta aksara.

Dikatakan, semua pihak harus terus berupaya dan berkomitmen dalam penuntasan buta aksara di Indonesia. Sebab berdasarkan data BPS tahun 2017, penduduk usia 15-59 yang telah berhasil diber-aksarakan mencapai 97,93 persen, atau tinggal 2,07 persen alias 3,3 juta jiwa.

“Namun perlu kami sampaikan bahwa sejak tahun 2010 hingga 2017 kemarin, Kabupaten Sumenep berhasil menurunkan buta aksara sebanyak 79.620 orang,” jelas Bupati Busyro.

Tentu saja, keberhasilan itu tidak semata-mata diraih begitu saja. Ada kerja keras semua guru, pendidik, dan semua pihak yang terlibat langsung dan tidak langsung dalam penuntasan buta aksara.

“Pameran Hari Aksara Internasional ini merupakan bagian dari upaya menguatkan semangat dan komitmen semua pihak, baik pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Jawa Timur untuk peduli terhadap penuntasan buta aksara,” katanya.

Karena itu, suami Nurfitriana tersebut mengajak semua pihak menjadikan Pameran Hari Aksara Internasional sebagai gerakan bersama memberantas buta aksara.

“Agar tidak ada lagi penduduk di negeri ini yang tidak mampu mengeja namanya sendiri atau masih buta aksara,” ajaknya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, A. Shadik memaparkan, Pameran Hari Aksara Internasional serta Simposium dan Pameran Inovasi Pendidikan Kabupaten Sumenep 2018 bertujuan untuk mempublikasikan dan mengkampanyekan pentingnya pendidikan keaksaraan di Provinsi Jawa Timur.

“Tujuan kegiatan ini, untuk mempublikasikan perkembangan keaksaraan kepada masyarakat, mengkampanyekan pentingnya pendidikan keaksaraan dalam menunjang pembangunan, termasuk terbangunnya komunikasi antara pegiat dan pengelola program di Jawa Timur,” terangnya.

Ia berharap, acara tersebut berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

Rusydiyono, Mata Madura

Link Banner
Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional