Menu

Karamah KH Raden As’ad Syamsul Arifin Sukorejo

Karamah KH Raden As’ad Syamsul Arifin Sukorejo
KH Raden As'ad Syamsul Arifin
Link Banner

matamaduranews.com-Bagi kaum Nahdliyyin, sosok KH Raden As’ad Syamsul Arifin, Sukorejo, Situbondo, sudah tak asing. Namanya seakan menjadi bagian dari ruh kelahiran organisasi jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

Selain dedikasi tak terbatas untuk bangsa Indonesia dan NU, sosok KH Raden  As’ad memiliki karamah. Makna karamah dimaksud adalah kemampuan basyirah dalam pribadi Kiai As’ad.

Berikut beberapa karamah KH Raden As’ad yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber:

Mengetahui Tiap Santri:

Santri saya, 2.1746 jumlahnya. Saya tahu namanya satu persatu. Semuanya saya tau dimana rumahnya. Baik dari Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sumatera, Kalimantan, Irian Jaya, Malaysia, Singapura, Brunai, dll, 

Siapa nama orang tuanya santri. Bekerja sebagai apa orang tuanya. Kalau kalian masih ragu saya siap dites. Kalau jawaban saya keliru saya berhenti jadi kiai/guru !!! (KH Raden As’ad Syamsul Arifin)

Mengabulkan Keinginan Naik Haji

Ingin menunaikan ibadah haji tapintak punya ongkos. Lalu keinginan itu  disampaikan kepada Kiai As’ad. Yang dilakukan Kiai As’ad  memakaikan kopiyah putih ke orang tersebut. Sambil berucap “haji, haji”.

Beberapa hari berikutnya, orang tersebut mendapat beasiswa kuliah S2 ke Baghdad. Saat kuliah di Timur Tengah, orang tersebut bisa menunaikan ibadah haji.

Bebas dari Hukuman

Dihukum gara-gara jadi Ketua Pemenangan Pemilu PPP tahun 1982. Dan Golkar kalah dalam pemilu waktu itu. Penguasa orde baru menjebloskan orang itu ke tahanan.

Di balik jeruji besi, orang itu mengamalkan bacaan yang diberi Kiai As’ad.  Selesai wiridan, langsung ada telpon dari kantor tentara di Jakarta. Orang yang ditahan supaya  dibebaskan.

Redaksi

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Fans Page

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional