Menu

Kelebihan Cawapres Sandiaga Uno; Pengusaha & Kecerdasan Spiritual

  Dibaca : 362 kali
Kelebihan Cawapres Sandiaga Uno; Pengusaha & Kecerdasan Spiritual
Link Banner

matamaduranews.com-JAKARTA– Nama Lengkap: Prof Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA. Dia lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969.

Ayah, Razif Halik Uno berasal dari Gorontalo dan ibu Rachmini Rachman Uno dari Riau.

Darah politik Sandiaga mengalir dari sang kakek. Razif Halik Uno kepada Antara mengaku tidak kaget ketika putranya aktif di dunia politik. Sebab, kakek Sandi, Abdul  Uno, pernah mendirikan partai politik di Gorontalo. Namanya Gerkindo, Gerakan Kebangsaan Indonesia.

“Saat itu Indonesia masih negara yang sangat muda dan baru terbebas dari penjajahan Jepang sekitar tahun 19451946. Kakek Sandi membantu mendirikan Gerkindo di Gorontalo,” ucapnya.

Sandiaga Uno beristeri Nur Asia, perempuan cantik asli Betawi, Jakarta, pada tahun 1998. Selama 20 tahun membina rumah tangga, Sandiaga dikaruniai tiga orang anak.

“Anak tiga. Paling sulung, Anneesha Atheera Uno  19 tahun lagi kuliah. Kedua Amyra Atheefa Uno, 12 lagi sekolah. Yang ketiga umur 4 tahun, laki-laki, Sulaiman Saladdin Uno,” jelasnya seperti dikutip okezone.com

Sandiaga lahir dan besar di Riau. Ayahnya asli Gorontalo dan ibunya berdarah Jawa. Ayah dan Ibu Sandi bertemu di Bandung semasa mengenyam pendidikan, kemudian menikah di Bogor.

“Saya lahirnya di Riau, kami sempat mengenyam masa kecil di Riau di dekat ladang minyak dan gas bumi, baru pindah ke Jakarta pertengahan tahun 70-an,” kata Sandiaga.

Pada tahun 1990, Sandi Lulus S1 dari Wichita State University, Amerika Serikat. Sandi lulus dengan predikat lulusan terbaik (summa cum laude) dari Wichita State University di Amerika.

Kuliah di Amerika, Sandiaga punya cerita. Semula Sandiaga ingin melanjutkan kuliah ke Universitas Indonesia.Namun, nasibnya berkata lain. Ia justru dapat beasiswa kuliah di luar negeri.

Pada tahun, 1992 Sandi ambil Studi Master  (S2) di George Washington University, dan mendapatkan gelar Master of Business Administration dengan mendapatkan IPK 4,00.

Di tahun 1995, Sandi memulai karier sebagai Direktur termuda di Perusahaan Kanada. Dia menjabat sebagai Executive Vice President, direktur termuda di NTI Resources, Ltd, perusahaan di Kanada .

Setelah Krisis Moneter melanda Indonesia, 1997, Sandiaga terdampak PHK akibat krisis moneter. Di tahun itu, ia mudik dari Singapura numpang di rumah ortunya, Jakarta, karena tak punya rumah.

Sandiaga membangun usaha dari nol. Dia mendirikan perusahaan investasi PT Recapital Advisors (konsultan keuangan). Setelah jalan satu setengah tahum ia kemudian bertemu dengan anak William Soeryadjaya, pendiri PT Astra Internasional.

Setelah itu, Sandi mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya. Tahun pertama Sandiaga mengalami kesulitan. Pada tahun kedua, baru bisa bernapas karena mendapat dua klien.

Sejak bersama sahabatnya, Rosan Roeslani Perkasa,  Sandiaga keluar dari situasi sangat sulit hingga berhasil memiliki 25 perusahaan dengan 50,000 karyawan.. Limapuluh Ribu karyawan.

Sandiaga dan Organisasi

Sejak 20052008. Organisasi Nasional yang digeluti Sandiaga adalah anggota KEN (Komite Ekonomi Nasional) di masa pemerintahan presiden SBY. Sandiaga juga menjabat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 20052008.

Pada tahun 2015, Sandiaga menjabat Ketua Umum PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia). Ketua Umum APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia). Wakil Ketua Umum KADIN Bidang UMKM, dan juga menjabat sebagai Bendahara ICMI, serta pendiri AKSI (Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia) .

Sejak tahun 2016, nama Sandiaga sudah kesohor di bidang entrepreneurship. Dia Menerima gelar Distinguished Research Professor Bidang Entrepreneurship dari George Washington University, Amerika Serikat atas penelitian doktoral di bidang kewirausahaan.

Kontribusi sosial kepada masyarakat pikiran dan kekayaan Sandi disalurkan melalui yayasan yang didirikannya (MRUF, INOTEK dan Indonesia Setara). Lembaga ini bertugas membina ribuan UKM dan start-ups di Indonesia. Termasuk gaji wagub DKI di sedekahkan lewat Bazis NU dan lembaga amal lainnya.

Usaha dan Kekayaan Sandiaga

Sandiaga Uno masuk dalam daftar 40 orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes, pada 2009. Namanya berada pada posisi ke-29 dengan kekayaan 400 juta dolar AS, sekitar Rp 5,2 Triliun jika kurs Rp 13.000

Pengacara kondang, Hotman Paris pun sempat mengorek kekayaan Sandiaga Uno.

Melalui program yang dibawakannya, Hotman Paris Show, Hotman Paris penasaran atas penghasilan Sandiaga Uno yang mencapai ratusan juta dolar.

Sandiaga Uno enggan menyebut angka, tapi ia menceritakan puncak dari pencapaiannya.

Kaya dengan hasil keringat sendiri bukan warisan. Sandiaga juga tak segan membagi ilmu dan kekayaannya kepada pengusaha kecil dengan membiayai pendirian badan usaha kecil yang potensial. Terbukti prestasi akademik sangat menunjang keberhasilan dalam menjalankan bisnisnya dan pengabdian masyarakat.

Tahun 2005 sampai 2007 puncak dari pencapaian di bidang usaha. Sandiaga terus mengembangkan usaha hingga berhasil memecahkan rekor sebagai pengusaha, pada 2013. Dia berhasil menjual saham perusahaannya melalui Initial Publik Offering (IPO) dalam jumlah yang fantastis.

“Jadi IPO tersukses dan terbesar di Indonesia mencapai Rp 15 triliun,” ujar Sandiaga Uno.

Mendengar angka tersebut, Hotman Paris pun menunjukkan rasa takjub.

Ia berceloteh bahwa Sandiaga Uno sudah mampu menghasilkan uang belasan triliun, sebelum menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.

Namun, Sandiaga Uno mengaku tak melihat angka, ia justru fokus pada penciptaan lapangan kerja.

Terbukti, sejak merintis usaha yang dibangun tiga orang, kini sudah puluhan ribu lapangan kerja yang disediakan.

Kecerdasan Spiritual Sandiaga

Selain aktif di dunia politik dan usaha, Sandiaga dikenal konsisten menjalankan ritual bathiniyah. Dari sejumlah testimoni karyawan dan staf Wagub DKI, puasa sunnah  Senin dan Kamis terus dilakoni sejak menjabat Wagub DKI. Termasuk konsisten menjalankan shalat Dhuha.

Di bidang sosial, Sandiaga juga sering menshadaqahkan sejumlah kekayaannya kepada daerah terdampak bencana alam. Maupun kerap menyalurkan lewat lembaga Amil zakat dan shadaqah. Termasuk seluruh gaji Wagub DKI, ia salurkan lewat Bazis NU.

redaksi

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional