Menu

Lampu Merah DD Madura

  Dibaca : 161 kali
Lampu Merah DD Madura
Ilustrasi Lampu Merah Dana Desa. (Design by A. Warits Muhshi)
Link Banner
Ilustrasi Lampu Merah Dana Desa. (Design by A. Warits Muhshi)

Ilustrasi Lampu Merah Dana Desa.
(Design by A. Warits Muhshi)

MataMaduraNews.comMADURA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes), Eko Putro Sandjojo, menyebut sejumlah daerah yang memiliki potensi penyelewengan dana desa. Menteri asal PKB ini menyebut daerah-daerah tergolong potensi itu ada di Sumatera Utara, Madura dan Papua.

”Daerah mana saja yang besar (potensinya)? Daerah yang laporannya cukup besar adalah beberapa kabupaten di Sumatera Utara, Madura dan di Papua pegunungan,” ujar Eko di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Sabtu, 19 Agustus 2017, sebagaimana dikutip tribunnews.com.

Menteri Eko menjelaskan potensi bentuk penyelewengan dana desa itu berupa penggelembungan dana proyek, pemotongan dana di kabupaten serta upaya kriminalisasi dana desa.

Mendes menolak jika faktor sistem yang menjadi latar korupsi dana desa merajalela. Tapi akibat belum ada efek jera karena penegakan hukum belum maksimal.

”Penyelewengan bisa dilakukan dalam berbagai macam, tetapi penyelewengan itu mau kita biarkan atau kita tangani. Saya yakin kalau setiap penyelewengan ditangani, seharusnya ruang untuk melakukan penyelewengan itu bisa ditekan,” tutunya.

Menteri Eko juga berharap kepada masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi penyelewengan dana desa kepada Satgas Dana Desa pada pusat layanan di 1500040. Dia berjanji, Satgas Dana Desa akan menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat.

”Yang paling penting adalah pengawasan masyarakat. Jadi masyarakat diminta untuk tidak takut melaporkan ke Satgas Dana Desa jika ada indikasi penyelewengan,” tegasnya.

| red, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional