Menu

Mantap, Kapal Motor Tahan Ombak Siap Layani Masyarakat Sumenep

  Dibaca : 381 kali
Mantap, Kapal Motor Tahan Ombak Siap Layani Masyarakat Sumenep
TAHAN OMBAK: Wabup Achmad Fauzi (tiga dari kanan) didampingi pihak Dishub Sumenep, PT. Adiluhung SaranaSegara Indonesia luncurkan KMP DBS III. (Foto Humas for Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Akhirnya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur miliki alat tranaportasi laut baru. Selain tahan ombak saat cuaca buruk, kapasitasnya juga bagus.

Transportasi laut itu bernama Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III yang hari ini, Selasa (14/08/2018) sudah dilaunching di Kabupaten Bangkalan oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

“Untuk memperkuat konektivitas transportasi antar pulau di Kepulauan Kabupaten Sumenep,” terang Wabup Fauzi ketika peluncuran di PT. Adiluhung Sarana Segara Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, diluncurkannya KMP DBS III merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah kepulauan.

Sesuai janji Pemkab Sumenep, lanjut Wabup Fauzi, dana yang dianggarkan untuk pembuatan kapal motor tersebut sebesar Rp 39 miliar dari APBD Kabupaten Sumenep.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan transportasi laut yang nyaman,” paparnya.

Selain itu, sambung suami Nia Kurnia tersebut, selesainya pembuatan KMP DBS III menjadi kado luar biasa bagi masyarakat Sumenep. Pasalnya, selama bertahun-tahun masyarakat mendambakan kapal motor penumpang yang representatif yang bisa menjadi jawaban atas permasalahan transportasi di Kabupaten Sumenep.

Sementara kelebihan KMP DBS III, ungkap Wabup Fauzi, di antaranya memiliki banyak kelebihan seperti tahan ombak. Sehingga, kendala transportasi kepulauan saat cuaca buruk bisa teratasi dan alur transportasi laut tidak terganggu.

“Juga kapasitas penumpangnya, KMP DBS III mampu menampung minimal 300 orang, mengangkut barang dengan berat mencapai 75 ton dan minimal 10 unit kendaraan roda empat serta kemampuan melaju dengan kecepatan 15-20 knot per jam,” sebutnya.

Akan tetapi, Wabup Fauzi menyadari kehadiran KMP DBS III belum bisa melayani sepenuhnya di seluruh wilayah kepulauan. Hal itu mengingat jumlah pulau di Kabupaten Sumenep cukup banyak, yakni 126 pulau.

“Memang keberadaan KMP Dharma Bahari Sumekar III belum sepenuhnya menjawab kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan. Karena itu, kami tetap membutuhkan dukungan seluruh stakeholder agar pelayanan transportasi ke kepulauan semakin lebih baik,” katanya.

Meski demikian, Wabup Fauzi berharap kehadiran KMP DBS III bisa memberikan pelayanan yang maksimal.

“Yang jelas kami terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dalam konteks pelayanan transportasi umum maupun untuk menunjang pengembangan sektor pariwisata kepulauan,” pungkasnya.

Rusydiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional