Menu

Mengenal Ra Fahad, Ketua APMB Madura

  Dibaca : 328 kali
Mengenal Ra Fahad, Ketua APMB Madura
Ra Fahad bersama mobil mewahnya. Foto Ra Fahad for Mata Madura
Link Banner
Ra Fahad bersama mobil mewahnya. Foto Ra Fahad for Mata Madura

Ra Fahad bersama mobil mewahnya.
Foto Ra Fahad for Mata Madura

MataMaduraNews.com – BANGKALAN – Moh. Fahad, SE merupakan pria kelahiran 08 Juli 1979 yang kini menjadi Ketua Asosiasi Pedagang Mobil Bangkalan (APMB) Madura. Ra Fahad-sapaan akrabnya, sudah terbilang sukses dengan hanya menjadi karyawan pegadaian dan usahanya tersebut. Jika dihitung-hitung, omzetnya bisa mencapai miliaran rupiah. Angka tersebut sudah terbilang fantastik.

Baca Juga: Membludak, Ratusan Pasutri Ikuti Sidang Itsbat Nikah Massal PCNU Bangkalan

Kesuksesan itu berawal dari rasa isengnya untuk mencoba  jualan sepeda motor bekas. Akhirnya, Ra Fahad ketagihan sampai bisa jualan mobil. Bahkan yang awalnya hanya melayani mobil Carry dan sejenisnya, kini pria kelahiran Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan sudah melayani jual beli mobil mewah.

“Modalnya hanya 300 juta. Itupun hasil pinjaman dari pegadaian di Jalan Ki Lemah Duwur  Bangkalan,” tutur Ra Fahad menceritakan kisah awal memulai jualan motor dan mobil bekas kepada MataMaduraNews.com, Selasa (28/03/2017).

Baca Juga: Mengenal Saidah; Perempuan Desa Yang Aktif di Dunia Organisasi

Saat ini, pria yang berdomisili di Desa Langkap, Burneh sudah memiliki 50 pedagang yang bergabung dengan asosiasi yang dipimpinnya. Dalam waktu dekat,  Fahad juga memiliki rencana untuk mendirikan sebuah showroom di kota Surabaya untuk melebarkan usahanya.

Saat ditanya kiat-kiat sukses dalam menjalakan usahanya, lelaki dengan 4 anak tersebut mengaku tidak memiliki kiat khusus. “Jujur dan pantang menyerah, itu saja,” ungkapnya sembari tersenyum.

Baca Juga: Gedung Farmasi Dinkes Bangkalan Tidak Sesuai Harapan, Ini Kata APH dan Aktivis

Kantor pegadaian tempat Ra Fahad bekerja foto / Agus, Mata Bangkalan

Kantor pegadaian tempat Ra Fahad bekerja
Foto / Agus, Mata Bangkalan

Baginya, berdagang adalah sebuah perjalanan, sehingga kadang untung dan kadang juga rugi. Sebab itu tak ubahnya sebuah tanjakan dan turunan dalam sebuah perjalanan yang harus dilalui untuk akhirnya sampai pada tujuan yang diharapkan.

Pria yang masih memiliki garis keturunan dari seorang kiai di Kabupaten Bangkalan ini, selalu bersemangat dalam menekuni dunia usahanya. Walaupun, namanya masih tercantum sebagai pegawai aktif di Perusahaan Pegadaian sejak tahun 2002.

Baca Juga: Jelang Pilkada, Dewan Syuro DPC PKB Bangkalan Gelar Rapat Evaluasi

Tidak seperti pegawai perusahaan pada umumnya dimana setelah selesai bekerja alih-alih langusng pulang atau bermalas-malasan, pria murah senyum ini langsung mencari informasi mobil yang mau dijual untuk dibeli dan kemudian dijualnya kembali. Tidak butuh waktu lama dan tenaga berlebih, ia mampu mendapatkannya dengan waktu singkat, sebab jaringan yang sudah terjalin dengan baik. Terkadang, semua cukup dioperasikan melalui handphone. Bahkan, berkat kegigihan dan kejujuran sebagai kiat, saat ini wilayahnya sudah mulai merambah keluar Pulau Madura.

Reporter: Hasin, Mata Bangkalan | Editor: Syahid

KOMENTAR

3 Komentar

  1. nasrul Rabu, 29 Maret 2017
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional