Menjaga Keselarasan Peran ala Wiwik Tharmum

Wiwik Tharmum (Foto Wiwik for Mata Madura)
Wiwik Tharmum
(Foto Wiwik for Mata Madura)

MataMaduraNews.com –  PAMEKASAN – Di sela-sela  perannya sebagai seorang ibu rumah tangga, Wiwik Tharmum terus berusaha menebar manfaat. Berbagai aktivitas di organisasi sosial ia ikuti dengan penuh dedikasi. Mengapa?

Kepada Mata Madura, Wiwik-sapaannya, menyebut karena ada tiga keutamaan pada diri seorang perempuan. ”Bagi saya, ada tiga  keutamaan wanita. Sebagai isteri, sebagai ibu, dan sebagai seorang wanita dalam kedudukannya sebagai anggota masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan  bernegara,” ujar Wiwik di rumahnya yang asri di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Pamekasan, Senin, 05 Juni lalu.

Menurut putri tokoh Muhammadiyah Pamekasan almarhum Ustadz Ali Tharmum,  keterlibatnnya di berbagai organisasi sosial merupakan panggilan nurani yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dengan tetap mengutamakan kepentingan keluarga. Sebab, aktivis TB HIV Care PC Aisiyah Pamekasan itu paham bahwa apa yang ada dalam dirinya juga merupakan amanah yang harus didarmabaktikan untuk kemaslahatan umat.

Ibu dari Halif dan Zizie tersebut kemudian menguraikan bagaimana seorang shahabiyah (sebutan untuk sahabat Rasululullah SAW dari kaum wanita, red) yang menjadi perawat ketika terjadi peperangan, menjadi penyemangat perang, bahkan ada juga yang ikut mengangkat senjata ketika terjadi perang. Contohnya adalah shahabiyah  Ummu Imarah yang ikut berjuang melindungi Rasulullah dalam peperangan.

Berdasar teladan tersebut, aktivis  LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Pamekasan itu berharap agar para wanita juga tak pernah berhenti belajar untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan, aktivis berusia 42 tahun itu yakin akan semakin banyak dharma bhakti dan kemanfaatan yang bisa dilakukan seorang wanita.

| johar/rafiqi

Tinggalkan Balasan