Menu

Merasa Ditipu, Puluhan Massa Datangi Kantor PT Murni Berlin Motor

  Dibaca : 251 kali
Merasa Ditipu, Puluhan Massa Datangi Kantor PT Murni Berlin Motor
Puluhan massa saat mendatangi kantor PT Murni Berlin Motor Bangkalan untuk meminta pertanggungjawaban atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum karyawannya. (Foto Istimewa/Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.com-BANGKALAN- Puluhan masyarakat Desa Karanggan Barat, Kecamatan Tanah Merah, mendatangi PT Murni Berlin Motors (Dealer Mobil Mitsubishi) yang berada di Jl Trunojoyo, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (01/03/2018).

Puluhan orang tersebut menuntut pihak perusahaan untuk bertanggung jawab atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum karyawan dealer. Hal itu bermula dari seorang warga bernama Hannan dari Desa Karanggan Barat, Kecamatan Tanah merah yang melakukan pembelian mobil pick up berwarna hitam kepada salah satu karyawan PT Murni Berlin Motors yang bernama Haris.

Setelah selesai pembelian secara cash, Hannan mengaku dijanjikan 6 bulan untuk kemudian BPKB mobil yang dibelinya akan diserahkan oleh pihak dealer. Namun, masih berselang empat bulan setengah dari waktu transaksi jual beli, tiba-tiba pihak Mandiri Utama Finance yang merupakan perusahaan leasing mendatangi rumah Hannan untuk melakukan penagihan.

BACA JUGA: Peserta Aksi Sweeping Gedung DPRD Bangkalan, Ini yang Terjadi

Sontak, kejadian itu membuat Hannan kaget. Ia keheranan sekaligus tak percaya bahwa mobil yang dibelinya dengan tunai dan lunas ternyata terdaftar sebagai kredit macet selama 3 bulan di sebuah perusahaan leasing.

”Saya kaget, karena saya membeli mobil itu dengan bayaran tunai atau cash, tapi kok bisa ada tagihan lagi. Saya merasa dirugikan oleh pihak dealer. Jadi saya menuntut tanggung jawab dealer, saya minta BPKB mobil yang sudah saya beli dengan cash,” ucap Hannan dengan nada kesal seraya menuntut pihak perusahaan untuk segera menyerahkan BPKB yang sudah menjadi haknya.

PT Murni Berlin Motors melalui Nanik selaku supervisor mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab apabila Hannan bisa membuktikan bahwa pembayarannya diterima oleh pihak dealer.

BACA JUGA: Pengusaha Jakarta Buka Resto Islami Pakai Brand Visit Sumenep

”Permasalahannya sekarang BPKB itu ada di leasing Mandiri Utama Finance. Kami akan bertanggung jawab selama yang bersangkutan itu bisa membuktikan. Tapi yang bersangkutan ini kan tidak bisa membuktikan. Jadi iya kami lepas tanggung jawab, karena kami tidak melihat pembayaran masuk ke dealer,” papar Nanik menjelaskan keengganannya untuk bertanggung jawab.

Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan Dapil Tanah Merah, Muhlis Assuryani yang pada kesempatan tersebut ikut turun dan mendampingi Hannan secara langsung, mengaku kecewa dan akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

”Berarti pihak dealer lepas tanggung jawab atas kasus ini. Baik kalau begitu, kami akan tuntut dealer ini secara hukum. Kita ketemu di pengadilan,” ancamnya dengan nada geram.

Hasin, Mata Bangkalan

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional