Menu

Muallifah, Penulis Cantik Berprestasi

  Dibaca : 422 kali
Muallifah, Penulis Cantik Berprestasi
Muallifah, penulis cantik berprestasi. (Foto for Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.com-SAMPANG-Termenung sendiri sambil membaca buku ilmiah di salah satu rumah makan di Pamekasan. Tumpukan buku menemani segelas es jeruk sebagai bingkai meja yang kosong.

Ia adalah Muallifah yang sedang menunggu MataMaduraNews.com. Tegur sapa yang rama menyambut kedatangan seorang yang akan mencuri waktunya untuk berbincang riah bersama dirinya.

Ifah ini berbeda dengan sekian banyak nickname yang sama. Siapa menduga, walau tergolong semumuran jagung terjun ke dunia kepenulisan ilmiah, ia bisa mendahuli penulis yang sudah bertahun-tahun berproses.

Katanya menulis adalah hobi dari mahasiswi MPI Semester IV itu. Tapi ditambah lagi dengan semangat yang berkobar-kobar untuk berbenah dan terus berproses menjadi lebih baik.

“Sejak SD suka menulis. Karya pertama kali menulis cerita (Cerpen, red) di SMP, karena tidak pernah ikut organisasi kepenulisan jadi tidak menulis lagi. Lalu mencoba menulis waktu kuliah sejak ada lomba, hingga saat itu aktif menulis sampai sekarang,” ucap perempuam asal Sampang, Sabtu (03/03/2018) sore.

Diketahui, prestasinya bukan di karya sastra seperti hobinya, namun dalam urusan karya-karya ilmiah. Sejak pertama kami menulis artikel ilmiah pada tahun 2017, ia sudah memggondol segudang penghargaan.

Perempuan berumur 19 tahun itu menyebut, prestasunya bukan semata-mata kerja kersanya. Ia menilai, dirinya sebatas butiran debu tanpa seizin Tuhan untuk bersinar seperti sekarang.

“Allah sudah berikan hadiah ini. Saya ikut lomba tidak pernah ada paksaan. Semua dilakukan otodidak dan atas dasar kesukaan atau hobi, terkadang apabila ada dosen, teman atau siapapun menyuruh ikut lomba apabila saya tidak suka, ya tidak saya lakukan, karena menulis itu hobi, bukan paksaan,” tegas Ifah.

Dipenghujung perbincangan, Ifah membocorkan bahwa memiliki niat yang tidak tercapai dalam kepenulisan, yaitu membuat novel. Mimpi itu sedah tersimpan rapi sejak duduk di bangku SMA kelas XII. Sayang, ia sudah jatuh cinta ke dunia ilmiah hingga sulit move on dan menyelesaikan novelnya.

Prestasi Muallifah:

1. Juara II Lomba Menulis Essay di PMII PC PAMEKASAN (2016)
2. Juara I  Lomba Menulis Artikel INKAFA Jatim (2017)
3. Juara II Lomba Menulis Essay Nasional di UIN SMH Banten
4. Juara I Orasi PMII Putri PC Pamekasan (2017)
5. Delegasi Lombok Yout Camp for Peace Leaders 2018
6. 10 Besar LKTIN di UTM Bangkalan (2017)

Syahid, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional