OSPEK STAIM Sumenep, Tanamkan Karakter dan Wawasan Kebangsaan

MEMBUKA: Ketua STAIM Sumenep, KH Ubaidillah Cholil, M.H.I, M.Pd.I saat membuka OSPEK STAIM Sumenep 2017, Ahad (03/09). (Foto STAIM for Mata Madura)
MEMBUKA: Ketua STAIM Sumenep, KH Ubaidillah Cholil, M.H.I, M.Pd.I saat membuka OSPEK STAIM Sumenep 2017, Ahad (03/09).
(Foto STAIM for Mata Madura)

MataMaduraNews.comSUMENEP – Orientasi Studi Pengenalan Kampus (OSPEK) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Tarate, Pandian, Sumenep berakhir hari ini, Selasa (05/09/2017). Selama tiga hari, 115 mahasiswa baru (Maba) menjalani proses menjadi mahasiswa berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

Ketua Panitia OSPEK STAIM 2017 Abdussalam Wirid Najih menjelaskan, orientasi itu digelar untuk membekali Maba dengan segala hal-hal terkait akademik. Namun begitu, OSPEK juga menjadi media membentuk Maba menjadi ‘Mahasiswa Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan’ sesuai tema yang diangkat.

“Kami mengundang Dandim dari Kodim 0827, BNNK dan BAANAR Sumenep,” ujarnya, menyebut sejumlah unsur pemateri.

Ada banyak materi yang diberikan kepada Maba sejak OSPEK dimulai pada Ahad (03/09) lalu Jl Terate, Pandian, Sumenep. Mulai dari stadium general ‘Membedah Islam Nusantara’ oleh Sekretaris PC GP Ansor Sumenep Abdul Wasid, Wawasan Kebangsaan dari KODIM 0827 Sumenep, dan keorganisasian.

“Ada bhakti sosial juga sebagai manifestasi rasa peduli mahasiswa kepada kaum duafa,” jelas Abdussalam.

Selain itu, dilaksanakan pula Sosialisasi Anti Narkoba serta Deklarasi Perang terhadap Narkoba di hari terakhir. Menurut Abdussalam, kegiatan terakhir ini merupakan respon terhadap fenomena barang haram tersebut yang sudah menjangkiti pelajar sedari tinggkat sekolah menengah.

ZERO NARKOBA: Deklarasi Perang Anti Narkoba OSPEK STAIM Sumenep, Selasa (05/09). (Foto Wardi, Mata Madura)
ZERO NARKOBA: Deklarasi Perang Anti Narkoba OSPEK STAIM Sumenep, Selasa (05/09).
(Foto Wardi, Mata Madura)

“Maba kami ajak deklarasi STAIM Sumenep Kampus Zero Narkoba. Karena mereka sudah menjalani proses menjadi mahasiswa STAIM harus bersih dari narkoba,” terangnya sembari mengucap syukur atas kelancaran pelaksanaan OSPEK selama tiga hari.

Sementara Ketua STAIM Sumenep KH Ubaidillah Cholil berharap, out put dari OSPEK tahun 2017 sesuai dengan tema yang diangkat. Pihaknya menginginkan, seluruh Maba STAIM menjadi mahasiswa berjiwa santri pasca digodok dengan materi pembentukan karakter melalui berbagai materi.

“Karena STAIM ini berada di bawah naungan pesantren Al Usymuni yang kami harapkan seluruhnya berjiwa santri,” ujarnya kepada MataMaduraNews.com.

Tak hanya itu, wawasan kebangsaan juga diharapkan sudah tertanam dalam diri 115 Maba. Sebagai generasi bangsa, mahasiswa, kata dia, harus paham bagaimana bangsa ini dibangun, memperjuangkan kemerdekaan, dan bagaimana menjaganya dari hal-hal yang merusak, seperti narkoba.

“Alhamdulillah pelaksanaan OSPEK tahun 2017 sesuai target yang kami harapkan. Semua rangkaian terlaksana dengan baik. Termasuk Deklarasi Perang terhadap Narkoba hari ini, saya tegaskan seluruh mahasiswa bebas narkoba,” terang Kiai muda itu.

Ia bersyukur OSPEK tahun ini berjalan cukup memuaskan. Karenanya, OSPEK 2017 diharapkan menjadi contoh untuk pelaksanaan di tahun depan.

Inforial | Wardi/Rafiqi, Mata Madura

Tinggalkan Balasan