Pelantikan Perhumas Madura, Katakan Yang Baik Untuk Madura

Prosesi pelantikan Perhumas Madura. (foto, Istimewa)
Prosesi pelantikan Perhumas Madura.
(foto, Istimewa)

MataMaduraNews.comBangkalan – Masyarakat Madura patut berbangga, satu persatu lapisan masyarakat Madura terus berupaya untuk memajukan daerah yang memiliki sejuta pesona pariwisata tersebut. Kali ini datang dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Cabang Madura yang di singkat BPC Perhumas Madura. Senin (22/05/2017) BPC Perhumas Madura dilantik dan dikukuhkan oleh Perhumas pusat Jakarta yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Prof. Dr. Widodo Muktiyo di gedung rektorat lantai 10 Universitas Trunojoyo Madura.

Dewi Quraisyin sebagai ketua BPC Perhumas Madura pada saat memberikan sambutan mengatakan, bahwa pulau Madura memiliki potensi yang besar untuk bisa menjadi destinasi wisata baik itu domestik maupun mancanegara. Setiap keunggulan yang dimiliki oleh pulau Madura menurutnya menjadi nilai lebih untuk menjadikan pulau Madura menjadi lebih baik lagi. “Masyarakat Madura harus bekerjasama untuk merubah image madura yang keras menjadi humanis dengan cara memperjuangkan Madura melalui budaya literasi, salah satunya dengan cara membuat pernyataan melalui media sosial dengan menggunakan key words #katakanyangbaikuntukmadura,” tutur perempuan yang juga sebagai dosen di Prodi Ilmu Komunikasi UTM dari atas podium.

Dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Widodo Muktiyo selain melantik BPC Perhumas Madura juga mendapat kesempatan sebagai pemateri di public lecture tentang peran humas dalam suatu instansi pemerintah atau swasta. Dalam materinya prof. Widodo sapaan akrabnya mengatakan, bahwa humas harus bersinergi antara internal dan eksternal sebuah perusahaan, sehingga menjadi arus informasi yang searah dan terpusat. “Perhumas Madura juga harus bisa mengatasi stereotype masyarakat Madura yang keras dengan cara berkata yang baik lewat media sosial tetang potensi wisata di Madura, salah satunya adalah pulau giliyang Madura dengan kadar oksigen terbaik di dunia, pulau Gili Labak dengan pesona taman laut yang eksotis, dan masih banyak lagi pemandangan alam yang ada di pulau Madura,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Prof Widodo melanjutkan bahwa empat kabupaten yang ada di pulau Madura harus bisa memiliki brand image yang berbeda yang bisa di tonjolkan sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal yang dimiliki oleh setiap masing-masing kabupaten. “Nah disinilah nanti tugas dan peran Perhumas Madura untuk bisa memunculkan potensi-potensi tersebut sehingga pulau Madura menjadi pilihan destinasi wisata di Indonesia dan tidak kalah dengan pulau-pulau lain yang ada di Indonesia, seperti pulau Bali, Bangka Belitung, pulau Samosir, dan pulau-pulau eksotis lainnya,” ungkap pria berkacamata tersebut dengan penuh harap.

Diharapkannnya Perhumas Madura tidak hanya diam dan selesai setelah dilantik. Terakhir Prof Widodo juga berharap semua berperan baik masyarakat, pemerintah, dan stake holdernya untuk optimal dan bersinergi membuat literasi dan mengkampanyekan #katakanyangbaikuntukmadura di berbagai sosial media.

Hasin, Mata Bangkalan

Tinggalkan Balasan