PKS bisa Hengkang dari Poros Perubahan, Kenapa?

Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Sumber: PKS.id)
Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
(Sumber: PKS.id)

MataMaduraNews.com – PAMEKASAN – Beberapa hari yang lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinyatakan bergabung dengan koalisi bertajuk poros perubahan. Namun, Ketua Umum PKS Pamekasan Ahmad Jaelani masih mengaku ada indikasi untuk angkat kaki, Rabu (26/07/2017).

Poros perubahan sudah berisikan lima parpol. Diantaranya adalah PKS, PBB (Partai Bulan Bintang), PAN (Partai Amanat Nasional), parpol Golkar (Golongan Karya), dan Parpol Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Kendati pengakuan Jaelani, PKS masih menjalin komunikasi dengan parpol lain. “Walaupun itu deklarasi, kita (PKS, red) tidak membatasi untuk komunikasi, mebangun komunikasi dengan semua orang,” ucapnya saat ditemui di kantornya.

Ketua Umum PKS juga beberkan tidak menutup kemungkinan bisa beda haluan. Hal itu bisa terjadi jika figur yang diusung dari poros perubahan tidak sesuai dengan kriiteria dan keinginan masyarakat Bumi Gerbang Salam.

Selanjutnya, poros perubahan belum merapatkan kembali paska deklarasi beberapa hari lalu. Hal ini mengakibatkan tidak adanya kejelasan orientasi bersama.

“Masih belum ada follow up,” tegasnya.

Sambungnya, ia menegaskan sebenarnya poros perubahan merupakan bentuk koalisi yang baik. Lalu, koalisi tersebut bisa menghadirkan figur barusan yang beda dengan isu yang berkembang hingga saat ini. “Itu bagus untuk kemajuan Pamekasan,” imbuhnya.

Syahid, Mata Madura

Tinggalkan Balasan