Menu

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Kiai Annuqayah

  Dibaca : 388 kali
Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Kiai Annuqayah
Presiden Jokowi berkalung surban di Annuqayah foto: yono, mata madura
Link Banner

 

Presiden Jokowi berkalung surban di Annuqayah foto: yono, mata madura

Presiden Jokowi berkalung surban di Annuqayah
foto: yono, mata madura

MataMaduraNews.com-SUMENEP-Kehadiran Presiden RI, Joko Widodo ke Ponpes Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep dalam rangka menghadiri peringatan Hari Perdamaian Internasional 2017 pada hari Minggu, 8 Oktober 2017.

Saat memasuki pintu masuk area Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) sekitar pukul 10.45 WIB, Presiden Jokowi disambut musik hadrah. Lalu disalami langsung oleh KH. Abd. A’la dan KH. Abdul Muqsith Idris, pengasuh Ponpes Annuqayah.

Terlihat para santri yang telah menunggu sejak tadi pagi juga tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

Presiden menyampaikan pidato beberapa menit dan berkesempatan berdialog dalam acara peringatan Hari Perdamaian Internasional 2017 yang mengangkat tema: Perempuan Berdaya, Komunitas Damai.

Sebelum memasuki acara Hari Perdamaian Internasional, Presiden Jokowi terlebih dahulu bertemu dengan seluruh kiai dan pengasuh Annuqayah. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup di suatu tempat sekitar acara.

Selang beberapa menit kemudian, Presiden Jokowi menuju Aula Assyarqawi, tempat berlangsung acara Hari Perdamaian Dunia. Presiden tiba di tempat acara lamgsung disambut dengan lagu indonesia raya dan disusul dengan lagu yalal wathon.

Pengasuh Ponpes Annuqayah KH Abd A’la dalam sambutan menyebut, Presiden Joko Widodo merupakan Presiden Indonesia yang kedua  hadir ke Ponpes Annuqayah setelah Presiden alm. Gus Dur alias KH Abdurrahman Wahid tahun 2000 silam.

KH. A’la menilai, kunjungan Presiden ini merupakan apresiasi kepada pondok pesantren, khususnya Annuqayah, sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengedepankan risalah rahmatan lil alaminsekaligus menjadi bagian dari penyangga NKRI.

“Atas nama pengasuh dan keluarga besar Annuqayah, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Bapak Presiden kepada pondok pesantren tradisional,” kata KH. Abd. A’la dalam sambutannya.

Usai acara, presiden meninjau sejumlah stan UMKM dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Lalu, melanjutkan perjalanan darat ke Ponpes Al-Amien Prenduan, Sumenep. Setelah itu, presiden dan rombongan mampir ke RM Sate di Bluto sebelum menyerahkan program Prona, KIS, KIP, PKH. Terkahir, Presiden Jokowi berkunjung ke Ponpes Al-Karimiyyah Beraji sebelum bertolak ke Surabaya dari Bandara Trunojoyo, Sumenep.

Ruysdiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional