Puskesmas Guluk-Guluk Mulai Perangi TBC

Ns. Safrudin, S.Kep, Ketua Tim Akreditasi Puskesmas Guluk-Guluk. (Foto Yudik, Mata Madura)
Ns. Safrudin, S.Kep, Ketua Tim Akreditasi Puskesmas Guluk-Guluk. (Foto Yudik, Mata Madura)

MataMaduraNews.comSUMENEP – UPT Puskesmas Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep telah terakreditasi dengan nilai cukup baik tahun 2016 lalu. Sebagai bentuk apresiasi, Puskesmas itu makin menunjukkan semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

Terbukti, penderita TBC pada masyarakat Guluk-Guluk yang terpantau lebih meningkat saat ini ditangani dengan baik. Sistem mekanisme penanggulangannya melalui beberapa tahap mengacu pada rekomendasi teknis Tim Survei Akreditasi. Yaitu, melakukan Survei Mawas Diri (SMD) pada 12 desa, mengadakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Berdasarkan data dari RS Paru Pamekasan, jumlah penderita TBC tiap tahunnya mencapai 1000 penderita di wilayah Madura dari 4 kabupaten. Faktor penyebabnya meliputi, gizi kurang terpenuhi, ekonomi lemah, dan minimnya pengetahuan bahwa penyakit TBC bisa disembuhkan.

”Kami nyatakan siap memeranginya demi terjaminnya kesehatan masyarakat. Selain proses pengobatan, kami juga memaksimalkan pencegahan TBC ini melalui penyuluhan dari para ahli Tim Gizi kami. Bahkan, kami usulkan kepada pihak Dinas Kesehatan Sumenep untuk menyubsidi bantuan seperti tahun lalu berupa susu, tetapi tahun ini pengajuan kami sementara belum masuk perencanaan,” terang Ketua Tim Akreditasi Puskesmas Guluk-Guluk Ns. Safrudin, S.Kep, 17 November lalu.

Menjawab tuntutan masyarakat, Puskesmas Guluk-Guluk juga telah lakukan pelayanan terbaik dan tak membedakan latar ekonomi masyarakat. Sekarang, fasilitas ruang rawat inap sementara ada 12 dan direncanakan penambahan di tahun 2018.

”Imbauan kepada masyarakat, memasuki awal musim penghujan agar menjaga kesehatan diri dari ancaman DB (demam berdarah) dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M (menutup, mengubur, menguras) kamar mandi dan tempat genangan air, serta minumlah Vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh,” harap ASN yang mengabdi di Puskesmas Guluk-Guluk sejak 1983 itu.

| yudik/*

Tinggalkan Balasan