Realisasi PAD di 10 OPD di Bangkalan Belum Capai 50 Persen

Sri Yeni Repeliyanti Kabid Pengembangan dan Pengendalian Bapenda Bangkalan. (foto, Istimewa)
Sri Yeni Repeliyanti, Kabid Pengembangan dan Pengendalian Bapenda Bangkalan.
(foto, Istimewa)

MataMaduraNews.comBANGKALAN – Memasuki triwulan ketiga di tahun anggaran 2017, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bangkalan masih terserap 54,09 persen.

Hal itu berdasarkan data rekapitulasi penerimaan realisasi PAD sampai dengan tanggal 31 Juli 2017 dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bangkalan.

Sedikitnya ada sekitar 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangkalan yang realisasi PAD nya belum mencapai 50 persen.

Peringkat terbawah ada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang baru menyerap PAD 0,06 persen dari target Rp 15.189.747. Itu artinya Dinas tersebut masih menyumbang Rp 8.656 untuk PAD.

Diatasnya ada Dinas Pertanian yang baru menyerap PAD. 1,81 persen dari target Rp 9.547.500. Itu artinya Dinas Pertanian masih menyumbang Rp 248.871 untuk PAD.

Diatasnya lagi ada Dinas Kesehatan yang baru menyerap PAD 8,86 persen dari target Rp 37.063.702.398. Itu artinya Dinas Kesehatan masih menyumbang Rp 4.475.358.349 untuk PAD.

Sementara di peringkat teratas ada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang telah menyarap PAD 221,52 persen dari target Rp 5.429.402.004. Itu artinya BPKAD telah melebihi target yang ditentukan.

Kabid Pengembangan dan Pengendalian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bangkalan Sri Yeni Repeliyanti mengatakan realisasi PAD dari masing-masing OPD akan terus berjalan.

“Ini kan masih data sementara, yang jelas penerimaan PAD dari OPD yang ada di Bangkalan masih akan terus berlanjut,” Ujarnya, Kamis (24/08/2017).

Agus, Mata Madura

Tinggalkan Balasan