Menu

Sape Kerap asal Sapudi yang Menggerakkan Ekonomi

  Dibaca : 291 kali
Sape Kerap asal Sapudi yang Menggerakkan Ekonomi
Sang Juara: Pemilik Sapi Udang Balap, H Mansuri sumringah saat menerima hadiah. (Foto: Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.com-SUMENEP-Pulau Sapudi , Sumenep, dikenal dengan bibit  sape kerap. Semua sape kerap yang menjadi juara di tingkat piala presiden pasti berasal dari Sapudi.

Tak heran bila para pecinta sape kerap asal Sumenep dan kabupaten lain di Madura mencari bibit ke Pulau Sapudi.
Seperti pengakuan Gus Wahid. Pria asal Pabian, Sumenep ini mengaku senang dengan bibit sape kerap di Pulau Sapudi. “Sapi-nya ori,” ucapnya, saat berbincang dengan matamaduranews.com.

Gus Wahid ternyata tak sendiri. Dia bersama koleganya, H Hasan-pria asal Daramista, Lenteng, Sumenep juga mengoleksi sejumlah pasang sape kerap asal Sapudi.

Gus Wahid maupun H Hasan jatuh hati ke sape kerap asal Sapudi karena menguntungkan secara bisnis. Sebab, harga bibit sape kerap di tingkat peternak tergolong super murah. Dan jika dijual ke para pecinta sape kerap di Madura bisa berlipat lipat. Wuih…

Dari penelusuran matamaduranews.con-harga bibit sape kerap di peternak mulai Rp 20 juta hingga Rp 35 juta. Umur sapi sekitar 6-8 bulan.

Sebelum diikutkan pada lomba kerapan, bibit sapi itu butuh waktu untuk di latih. Minimal tiga bulan. Jika mujur, bibit sape kerap yang dibeli itu bisa laku Rp 300 juta. Syaratnya, ya bisa jadi juara di tingkat eks kawedanan.

Lomba Kerapan Sapi eks kawedanan merupakan event tahunan paling bawah. Para juara ini, bisa berlaga ke kejuaraan sape kerap lebih tinggi. Yaitu, kejuaraan tingkat kabupaten.

Nah…para juara sape kerap tingkat kabupaten ini dapat golden tiket di kejuaraan paling bergengsi di Pulau Madura. Pesertanya para juara di masing-masing kabupaten di Madura untuk merebutkan juara piala presiden.

Perlombaan sape kerap dari tingkat paling bawah hingga  merebutkan piala presiden sudah tentu berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat Sapudi.

Banyak orang yang kecipratan rezeki dari penghobi sape kerap. Mulai dari peternak. Jasa rawat. Dan pedagang telur hingga UMKM yang mengais rezeki setiap latihan sape kerap yang biasanya digelar tiap pekan.

Paguyuban sape kerap Sapudi bersama Forpimka Nonggunong, Minggu (19/8/2018) menggelar lomba sape kerap bertempat di lapangan kerap Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong. Lomba ini merupakan kalender tahunan yang disepakati antar paguyuban pecinta sape kerap di Madura.

Ada 48 pasang sape kerap yang ikut kejuaraan di Desa Rosong. Sape kerap itu, tentu berasal dari penghobi asal Sapudi, sebagai syarat di event paling bawah.Tapi tidak sedikit, pecinta sape kerap luar Sapudi yang ikut kejuaraan. Hanya saja, membernya atasanama orang Sapudi.

Seperti biasa, juara sape kerap dibagi dua. Ada golongan kalah dan golongan menang.

Ketua Panitia Lomba Kerapan Sapi Tingkat eks Kawedanan Sapudi, Jamal Riadi kepada matamaduranews.com tidak bisa menjelaskan secara rinci alasan para juara sape kerap itu dibagi dua; menang dan kalah;sama-sama menjadi juara.

“Dua golongan juara untuk kerapan  sapi sudah menjadi tradisi turun temurun. Saya juga tidak ngerti,  kenapa bisa seperti itu. Barangkali sebagai bentuk mengakomodir para juara,” terangnya kepada matamaduranews.com.

Juara sape kerap untuk golongan menang dan kalah tentu ada perbedaan. Riri-panggilan akrab Jamal Riadi-menjelaskan soal juara sape kerap dari golongan menang.

“Yang juara golongan menang itu ada tiga pasang. Sejak awal tidak pernah kalah hingga berlanjut jadi juara. Beda dengan juara sape dari golongan kalah. Sapi itu, pernah kalah. Di putaran berikutnya menang hingga akhirnya juara sesama sapi yang pernah kalah,” jelas Riri merinci.

Berikut, para juara sape kerap saat Lomba Kerapan Sapi Tingkat eks Kawedanan Sapudi di Desa Rosong, Nonggunong.

Juara Golongan Menang:

Juara I: Sapi Udang Balap (Pemilik, H Mansuri, Talaga, Nonggunong).
Juara II:  Sapi Malin Kundang (Pemilik, H Mas Oed, Desa Gendang Timur, Gayam).
Juara III:  Sapi Rudal Obama (Pemilik,  H. Suri, Gendang Barat, Gayam)

Juara Golongan Kalah:
Juara I: Sapi Exsen (Pemilik, H Suharip, Kalowang, Gayam).
Juara II:  Sapi Teroris (Pemilik,  H. Su’ib, Gayam)
Juara III. Sapi Lanang Sejati (Pemilik, Misnawen, Sokarame Paseser, Nonggunong)

Hambali Rasidi, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional