Satukan Suara, Kiai NU Se Jatim Besok Gelar Pertemuan, Gus Ipul; Insyallah Saya Siap

KH. Nuruddin A Rahman (kanan) dan Syaifullah Yusuf (kiri). (foto, Agus)
KH. Nuruddin A Rahman (kanan) dan Syaifullah Yusuf (kiri).
(foto, Agus)

MataMaduraNews.comBangkalan – Aroma Pilkada Jawa Timur pada tahun 2018 mendatang sudah mulai merebak. Buktinya beberapa waktu lalu 21 Kiai sepuh NU Jatim menandatangani surat edaran yang ditujukan kepada DPW PKB Jatim.

Untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut hari kamis besok (25/05/2017) seluruh kiai NU se Jawa Timur akan melangsungkan pertemuan di PP. Progresive Sidoarjo.

Hal itu disampaikan oleh KH. Nuruddin A Rahman selaku Kiai Sepuh NU Jatim yang ikut menandatangani surat edaran tersebut. Menurut Pengasuh PP. Al-Hikam, Burneh, Bangkalan itu tujuan dari pertemuan besok adalah untuk menentukan satu suara pada Pilgub Jatim mendatang. “Besok ini yang hadir kurang lebih 1000 Kiai se Jatim,” ujarnya di sela-sela acar Haflah Ikhtitam PP. Al-Hikam, Rabu (24/05/2017).

Dikatakannya, selain untuk menentukan suara, tujuan pertemuan besok adalah untuk menangkis perpecahan antar sesama Kiai NU Jatim dalam menghadapi Pilgub Jatim. “Kita tidak inginkan adanya perpecahan seperti yang terjadi di masa lalu,” imbuhnya.

Oleh karena itu ia berharap, semoga dengan dilaksanakannya pertemuan besok tersebut suara NU bisa ke satu orang dan tidak ada perpecahan. “Kalau sekarang belum bisa dipastikan untuk siapa, makanya kita lihat besok itu,” tuturnya.

Saat ditanya, kira-kira siapa kandidat yang akan diusung oleh NU Jatim, ia menjawab belum bisa memastikan tapi dari yang sering dibicarakan ada beberapa calon. “Ya banyak ada Gus Ipul, ada Abd. Halim Iskandar ada juga Mensos Khofifah,” pungkasnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan akan menghormati hasil apapun dari keputusan Kiai sepuh NU Jawa Timur. “Kita lihat saja dulu perkembangan dari hasil pertemuan besok itu,” ujarnya.

Namun jika misalkan pilihan dari para Kiai NU jatuh pada dirinya maka ia menganggap hal itu merupakan suatu kehormatan pada dirinya. “Ya saya akan dalam dulu lah insyaallah saya siap,” pungkasnya.

Agus, Mata Madura

Tinggalkan Balasan