SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan, Ukir Prestasi dalam Keterbatasan

BANYAK PRESTASI: Kepala SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan menyerahkan piala bagi siswa berprestasi bidang akademik dan non akademik saat upacara. (Foto www.smpplusnurulhikmah.sch.id)
BANYAK PRESTASI: Kepala SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan menyerahkan piala bagi siswa berprestasi bidang akademik dan non akademik saat upacara. (Foto www.smpplusnurulhikmah.sch.id)

MataMaduraNews.comPAMEKASAN – Di tengah sejumlah keterbatasan, SMP Nurul Hikmah Pamekasan terus berprestasi. Ketebatasan sarana dan prasarana tidak membuat sekolah yang beralamat di Jl Jokotole Indah Blok V Kav IV Pamekasan itu kehilangan kegemilangannya. ”Kami memang penuh keterbatasan. Pagar saja belum mampu kami bangun. Tapi, alhamdulillah justru keterbatasan ini yang memacu kami untuk terus beprestasi,”  jelas Kepala SMP Plus Nurul Hikmah, Syaiful Rizal memulai percakapannya dengan Mata Madura, Ahad, 28 Mei kemarin.

Menurut Syaiful, panggilannya, prestasi SMP Plus Nurul Hikmah tidak saja di tahun 2017. Dua tahun setelah berdiri di tahun 2010 lalu, SMP Plus telah menorehkan prestasi mewakili Pamekasan dalam OSN bidang mata pelajaran Fisika dan IPS tingkat Jawa Timur.

Prestasi lainnya, menurut suami Tri Sulistini itu, hampir pada setiap lomba mata pelajaran. Baik PUSDIKSAINS (Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan), dan lomba yang diadakan lembaga pendidikan, seperti Pytaghoras (SMAN 1 Pamekasan), MAFIKIBISA (MAN 2 Pamekasan), KHAWARISM (Univeritas Islam Madura), AMPHIBI (SMAN 3 Pamekasan), serta lomba-lomba yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga kursus, siswa SMP Plus Nurul Hikmah selalu meraih juara, minimal juara 3.

Bahkan, alumni IKIP Surabaya tahun 1995 itu menyebut prestasi siswa SMP Plus Nurul Hikmah bukan hanya dalam mata pelajaran. Salah seorang siswanya, Bimo Aji Suseno, berhasil masuk dalam 10 besar World Chess Championship (Kejuaraan Catur Dunia) di Brasil pada tahun 2014 lalu.

Demikian juga di bidang olahraga lainnya. Tiga tahun berturut-turut, tim Futsal SMP di bawah naungan Yayasan Usman Al-Farsy (Yusfi) itu berhasil meraih juara dari tahun 2013 sampai 2015. Di bidang karate pun, tak kalah. Sebab siswa bernama Brillyan Ogi Bagus Kusuma menjadi Juara II Kumite Perorangan FORKI Jawa Timur.

Untuk bidang kesenian, kata alumni pascasarjana ITS tahun 2005 itu, hampir semua bidang seni yang dilombakan di berbagai event, baik lomba tari, lomba vokal tunggal, lomba lagu perjuangan, lomba teater, lomba menulis puisi, lomba baca puisi, dan lomba penyiar, siswa sekolah yang berdiri tahun 2009 tersebut selalu juara, minimal juara 3, sebagian juga juara 1.

Terkait dengan penyelenggaraan pendidikan, kepala sekolah yang tak pernah lepas dari kacamata tersebut mengatakan, SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan menggabungkan kurikulum lembaga dengan kurikulum pemerintah. Dan yang menjadi ciri khas sekolah itu adalah sekolah dengan kemampuan terjemah al-Qur’an. Artinya, selama tiga tahun siswa SMP Plus Nurul Hikmah akan digembleng agar mampu menerjemahkan al-Qur’an per kata, khususnya surat al-Baqarah.

Kenapa surat al-Baqarah? Pria yang  biasa dipanggil dengan sebutan ustadz Syaiful itu menyatakan, hasil penelitian menunjukan jika seseorang sudah mampu menerjemahkan surat al-Baqarah, itu artinya sudah 75% kosa kata al-Qur’an telah diuasainya. Sedangkan ketika ditanya, apa kiatnya hingga bisa terus berprestasi, kepala sekolah yang juga Direktur Lembaga Bimbingan Belajar Azra Pamekasan itu, mengaku kiatnya sederhana, yaitu ikhlas dan lurus dalam bekerja.

| johar/rafiqi

Tinggalkan Balasan