Sudah Dirikan Koperasi, Kades Harno Akan Bangun Pasar Desa

BADAY JAYA: Kades Batuputih Daya, Harno (tiga dari kiri) foto bersama Kadiskoperasi dan UM Sumenep, Imam Trisnohadi (tiga dari kanan) usai peresmian Koperasi Pemdua Baday Jaya. (Foto Rusydiyono, Mata Madura)
BADAY JAYA: Kades Batuputih Daya, Harno (tiga dari kiri) foto bersama Kadiskoperasi dan UM Sumenep, Imam Trisnohadi (tiga dari kanan) usai peresmian Koperasi Pemdua Baday Jaya. (Foto Rusydiyono, Mata Madura)

MataMaduraNews.com SUMENEP – Menyadari potensi pemuda dalam menggerakkan desa mandiri, Kepala Desa Batuputih Daya, Kecamatan Batuputih, Harno merintis koperasi sebagai ruang aktualisasi bagi pemuda di desanya. Koperasi yang dirintis pada Selasa, 07 November itu diberi nama Koperasi ‘Pemuda Baday Jaya’.

Tujuan koperasi, jelas Kades Harno, dimaksudkan untuk menampung semua pemuda dengan latar belakang pendidikan dan kreativitas yang beragam. Sehingga koperasi tersebut, ke depan berkembang dan maju dengan usaha yang memanfaatkan potensi lokal.

”Saat ini, banyak pemuda desa kami yang sudah lulus S-1, agar mereka mempunyai aktivitas yang berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Maka, kami berinisiatif membentuk koperasi pemuda,” jelas alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk tersebut.

Setelah koperasi, Harno berkeinginan membentuk pasar desa. Karena selain Desa Batuputih Daya jauh dari pasar, juga dalam rangka membuka lahan bisnis dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sana. Karenanya, koperasi merupakan langkah awal dalam rencana pendirian pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, mengakui bahwa pembentukan koperasi pemuda desa akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat untuk tahun yang akan datang. Sehingga, pengurus yang sudah ada dalam tubuh ‘Koperasi Baday Jaya’ diharapkan segera melengkapi segala persyaratan administrasi agar bisa mamksimal dalam menggarap unit-unit usaha yang akan dijalankan.

”Garapan unit usaha itu banyak, maka kreativitas dari para pengurus koperasi sangat dibutuhkan agar percepatan pertumbuhan ekonomi di desa yang bersangkutan cepat tercapai,” pungkas mantan Kadiskominfo itu.

| rusydiyono/*

Tinggalkan Balasan