Tak Diduga, Ketua DPKS Terpilih Anggota Bawaslu Jatim

Moh. Amin, Anggota Bawaslu Jatim
Moh. Amin, Anggota Bawaslu Jatim

MataMaduraNews.comSUMENEP-Ketua Dewan Pendidikan Sumenep (DPKS), Mohammad Amin, tanpa diduga, terpilih sebagai anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, periode 2017-2022.

Dalam pengumuman Nomor 0484/K.Bawaslu/HK.01.00/IX/2017 dan 0485/K.Bawaslu/HK.01.00/IX/2017, nama Mohammad Amin MPdi tertulis bersama Aang Kunaifi, SH, MH dan Totok Hariyono, SH sebagai calon terpilih anggota Bawaslu Provinsi Jatim, masa berlaku 2017-2022.

Pengumuman yang ditandatangani Sekjen Bawaslu RI, Gunawan Suwantoro tanggal 16 September 2017 ini, bersamaan dengan anggota Bawaslu, 24 Provinsi lain.

Bagaimana respon Mohammad Amin? Saat dihubungi MataMaduraNews.com via WhatsApp, Amin mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan doa para sahabatnya. Baginya, kesempatan menjadi anggota Bawaslu Provinsi Jatim bisa memberi konstribusi positif bagi keberlangsungan demokrasi di Jatim.

“Mohon doanya. Semoga saya bisa mengemban amanah dan tetap mempertahankan integritas,” tulisnya via WhatsApp.

Bagaimana dengan jabata Ketua DPKS? “Karena faktor jarak, saya akan mengajukan surat ijin pengunduran diri kepada bupati,” sambungnya.

Sebelum mendaftar anggota Bawaslu Jatim, Moh. Amin sempat mendaftarkam diri sebagai anggota Panwaskab Sumenep periode 2017-2022. Sayang, nasib Amin tidak mujur. Dia gugur di 24 besar.

Saat ada pembukaan seleksi anggota Bawaslu Jatim, Moh. Amin semula iseng mendaftar. Kepada MataMaduraNews.com, dia tidak menyangka bisa lolos enam besar dan terpilih sebagai anggota Bawaslu Jatim.

Mohammad Amin mengawali karir sebagai anggota Panwascam, Saronggi. Lalu menjabat Ketua Panwaskab, Sumenep 2015.

Keseharian, Amin tercatat sebagai Dosen STIT Al-Karimiyah, Ketua DPKS dan Wakil Ketua PC LP Al-Maarif, Sumenep.

Sewaktu mahasiswa, Moh. Amin aktif di Senat Fakultas Tarbiyah IAIN (UIN)Sunan Ampel, Surabaya dan aktif di PMII Komisariat IAIN(UINSA). Pria asal Saronggi, Sumenep ini tercatat sebagai pembina IKA UINSA, korda Suemenp.

Semasa kuliah, Amin satu kamar kost dengan Menpora Imam Nahrawi. Kedekatannya dengan Menpora, kolega di kampus menyebut ibarat kakak dan adik.

Hambali Rasidi, Mata Madura

Tinggalkan Balasan