Resto Istana Desa berlokasi tepat di depan Kantor Kecamatan Batuan, Sumenep. Mengapa tak hadir di kota, ini alasan owner-nya.
matamaduranews.com–SUMENEP-Efek pandemi Covid-19 cukup terasa dalam mengubah sendi-sendi kehidupan, salah satu di antaranya di bidang perekonomian. Maka hanya satu cara yang bisa dilakukan supaya bisa bangkit minimal bertahan dari keterpurukan ini, yakni berkreasi.
Ibnu Saiful Akbar, salah satu di antara orang-orang yang berkreasi dan melakukan lompatan di tengah cengkraman pandemi virus Corona. Di kala sebagian tunduk dan pasrah terhadap keadaan, dia mencoba bangkit dengan membuka usaha.
Resto Istana Desa, nama usaha yang dirintis Ibnu Saiful Akbar. Resto ini berlokasi di Desa Batuan, tepat di depan Kantor Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Lokasi tersebut sengaja dipilih oleh sang owner untuk memberikan nuansa yang berbeda dengan restoran atau cafe yang berada di jantung kota. Pas dengan pilihan namanya, Resto Istana Desa.
Resto yang baru dibuka ini sangat direkomendasikan sebagai tempat lepas rindu bersama teman, keluarga, bahkan mitra kerja. Artinya dari yang muda hingga yang tua tidak ada batasan nongkrong sambil menikmati segala menu yang disediakan di sana.
“Resto ini adalah usaha bersama dengan temen- temen, di antaranya Abd Sukkur. Awalnya kita merasa termotivasi melihat perkembangan resto ataupun cafe cukup baik di Kabupaten Sumenep,†kata Ibnu Saiful Akbar selaku Direktur, saat pembukaan perdana, Sabtu, 26 Februari 2022.
Resto Istana Desa menyediakan berbagai macam menu yang siap memanjakan rasa dan menggoyang lidah setia orang yang berkunjung. Mulai dari makanan ringan hingga yang mengeyangkan seperti mie goreng dan nasi goreng dengan segala varian rasa.
Kemudian sayuran, ayam, seafood, bakaran, dengan bermacam jenis, pokoknya semua tersedia di resto baru ini.
Sedangkan dari jenis minuman, pengunjung akan dihadapkan dengan banyak pilihan yang menantang selera kulineran.
“Kami menyediakan berbagai macam menu mulai dari sekelas warung hingga menu yang selayaknya restoran,†terang Saiful.
Selain menyediakan beragam menu, ternyata kehadiran Resto Istana Desa juga dimaksudkan untuk membuka lapangan kerja baru untuk merekrut pemuda-pemuda yang selama ini antre menanti pekerjaan.
Tentu, yang menjadi prioritas adalah mereka yang memiliki keahlian di dunia kuliner dan lainnya. Kata Ibnu Saiful Akbar, itu dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mensupport berdirinya Resto Istana Desa ini,†tandasnya.
Sementara, Camat Batuan Guntur Abu Sofyan mengungkapkan, pihaknya menyambut baik Kecamatan Batuan menjadi salah satu pengembangan resto. Dia berharap keberadaan Resto Istana Desa bisa terus tumbuh, supaya berefek positif pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Mari, bersama-sama membangun Sumenep dari lingkungan usaha agar memberikan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat,†ajak Camat Guntur. (*)