Menu

Gubernur Khofifah Kaget Lihat Lokasi Longsor di Pamekasan

Gubernur Khofifah Kaget Lihat Lokasi Longsor di Pamekasan
Gubernur Khofifah meninjau lokasi longsor di Ponpes Annidhamiyah, Pamekasan (FOTO:detik)
Link Banner

matamaduranews.comPAMEKASAN-Longsor yang menimpa Ponpes Annidhamiyah di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Rabu dini hari (24/2/2021) mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Akibat longsor itu, lima santri putri meninggal dunia akibat tertimpa bangunan Ponpes. Dua santri putri mengalami patah tulang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi longsor di Ponpes Annidhamiyah, Pamekasan, Kamis (25/2/2021).

Khofifah menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 5 santri.

“Innalillahi wainnaillaihi rojiun, kita doakan korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Dan ini menjadi duka kita bersama,” kata Khofifah di lokasi, Kamis (25/2/2021) sore, seperti dikutip detik.com.

Saat meninjau lokasi, Khofifah mengaku kaget. Sebab, tebing setinggi 70 meter yang longsor di atas asrama putri, ternyata masih dilintasi warga.

Khofifah meminta agar serpihan-serpihan di sekitar bangunan ponpes untuk segera dibersihkan.

Khofifah juga meminta bangunan kamar santri yang rentan tertimbun longsor agar dikosongkan. Karena dinilai tidak aman dan berpotensi terjadi longsor susulan jika hujan intensitas tinggi kembali turun.

“Ini pohon di sekitar bukan akar tunggang. Jadi tidak cukup kuat menahan tanah. Sehingga sangat rentan terjadi longsor,” katanya.

Khofifah menambahkan, saat ini sebanyak 50 santri putri telah dipulangkan, karena orang tua mereka trauma dengan longsor Pamekasan.

Santri putra sebanyak 53 orang juga sudah dipulangkan sementara. Hanya tersisa 17 santri putra yang masih bertahan di ponpes.

Saat meninjau lokasi, Khofifah didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I.N.G Sudihartawan, Sekdaprov Heru Tjahjono, Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi, Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Ketua Ansor Pamekasan Syafiuddin.

Khofifah memberikan santunan kepada para korban meninggal, santri yang terluka, dan juga untuk pondok pesantren. Untuk 5 santri yang meninggal dunia.

Gubernur Khofifah memberikan santunan masing-masing keluarga sebesar Rp 10 juta. Untuk dua korban luka berat masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Khofifah juga menyerahkan bantuan berupa 100 paket sembako, 50 lembar matras, 50 lembar selimut dan 50 paket sandang.

Seperti diberitakan, pada Rabu (24/2/2021) dini hari, terjadi hujan disertai angin kencang. Lalu terjadi longsor di Ponpes Annidhamiyah, Pamekasan.

Akibat longsor, 7 santriwati tertimbun. Lima orang meninggal dan 2 lainnya selamat namun luka berat. (redaksi)

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: