Menu

Kematian

Kematian
Link Banner

Oleh : Firman Syah Ali

Wahai Kematian.
Kami tidak takut mati.

Kami hanya takut bikin mati keluarga.
Dan banyak orang di sekitar kami.

Kami tidak takut mati.
Kami hanya tidak mau mati konyol.
Mati konyol adalah bunuh diri.

Kami tidak takut mati.
Kami hanya diwajibkan Tuhan untuk tidak mati konyol.

Kami tidak takut mati.
Tapi Rasul Mulia beri contoh untuk hindari kematian konyol.
Kalau ada musuh angkat pedang.
Rasul ajarkan menangkis agar tidak mati konyol.

Kalau ada penyakit menular.
Rasul menghindar secara logis.
Rasional dan ilmiah.

Kalau ada orang berpenyakit menular.
Rasul perintahkan tidak usah jamaah di masjid.

Kalau ada orang berpenyakit menular.
Rasul tidak berjabatan tangan.

Physical distancing.
Social distancing.

Kalau ada wabah penyakit menular.
Rasul larang keluar dari wilayahnya.

Rasul larang masuk ke wilayah orang lain.
Kini disebut karantina wilayah.

Rasul tidak berujar.
“ah semua Allah yang ngatur, ayo kita ngawur”.
Allahumma Sholli ala Sayyidina Muhammad.

Surabaya, 7 April 2020

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Lowongan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: