Menu

Kepergian Taufik; Pesan Tersirat Bagi Generasi Madura

Kepergian Taufik; Pesan Tersirat Bagi Generasi Madura
Lukman Hakim, AG
Link Banner

Catatan: Lukman Hakim AG*

Budayawan Madura H. Moh. Taufik baru saja wafat. Kabar duka ini tentu menyisakan luka mendalam bagi keluarga, murid dan pecinta budaya Madura

Selain mengabdikan diri sebagai pendidik di sekolah, alm. Taufik juga dikenal sebagai pelestari budaya Madura. Terutama pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra Madura.

Selama hidup, alm. Taufik mendedikasikan untuk Madura secara penuh. Dia berbagi ilmu bahasa Madura baik secara lisan maupun tulisan melalui radio, televisi, dan karya-karya yang terdokumen dalam bentuk buku.

Selain itu, almarhum juga terlibat langsung dalam berbagai upacara adat dalam kehidupan masyarakat dalam bingkai budaya Madura. Seperti dalam upacara Pangereng Pangantan Bennosan dan tor-ator saserra’an kakabinan, dan lain sebagainya. Almarhum tetap aktif hingga akhir hayat.

Kepergian Taufik sekaligus menjadi cambuk pengembangan bahasa dan sastra Madura. Terutama generasi muda Madura agar mencintai bahasa daerah.

Kini, fisik Taufik memang sudah pergi. Tapi karyanya tetap abadi. Karya-karya almarhum menjadi saksi bahwa selama hidup H Moh. Taufik penuh dedikasi untuk Madura.

Karena itu, generasi muda Madura bisa memelihara dan mengembangkan warisan karya almarhum serta menjadikan budayawan asal Braji, Gapura, itu sebagai cermin agar tidak tercerabut dari akar kebudayaannya sendiri.

*Penulis, salah satu generasi penerus almarhum yang gigih melestarikan bahasa Madura.

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional