Mensos Risma Keliling Beri Bantuan Sembako Terdampak Banjir Blega Bangkalan

Mata Madura - 06/12/2021
Mensos Risma Keliling Beri Bantuan Sembako Terdampak Banjir Blega Bangkalan
Mensos Risma saat memberi bantuan kepada warga terdampak banjir Blega. Ada 1182 rumah warga yang disambangi Mensos Risma di bantaran Sungai Blega, Senin - (Syaiful/Mata Madura)
Penulis
|
Editor Hambali

matamaduranews.comBANGKALAN-Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma menjenguk korban banjir yang selama ini hidup di bantaran Sungai Blega di Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.

Risma tiba di lokasi sekira pukul 10.14 WIB, Senin (6/12/2021) ditemani Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

Ia menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir.

Ada 1182 rumah warga yang disambangi Mensos Risma yang menjadi korban banjir, rumahnya berada di bantaran Sungai Blega.

Kawasan ini memang berada di kawasan cekungan sehingga ketika musim hujan tiba, banjir akan mengepung pemukiman warga.

Ada 4 Desa yang terdampak banjir diantaranya Desa Blega dengan sebanyak 1026 KK. Desa Kajjan sebanyak 52 KK. Desa Nyormanis sebanyak 48 KK dan Desa Karang Panasan sebanyak 56 KK.

“Ini bantuan paket sembako bu ya,” ujar Risma saat menyalurkan paket sembako kepada warga yang berada di lokasi.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, banjir yang sempat menggenang di kawasan ini mencapai setengah meter.

Menurutnya, kawasan ini merupakan daerah cekungan sehingga setiap tahun pada saat musim penghujan, air selalu meluap mengepung pemukiman warga.

“Setiap tahun di sini mengalami banjir karena memang agak cekungan di dataran sini sehingga memang butuh perhatian,” ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya sudah melakukan normalisasi sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir di kawasan ini.

Namun, upaya ini belum optimal sehingga pihaknya akan terus melakukan normalisasi di bagian sisi utara Sungai.

Kedatangan Risma ke lokasi ini kata dia sebagai bentuk perhatian dari Kementerian Sosial.

Ada seribu paket sembako kata dia yang disalurkan Risma yang diberikan kepada warga agar bisa bertahan.

Selain normalisasi, solusi lain yang akan dilakukan adalah dengan mengaktifkan embung sehingga bisa mengalihkan luapan air Sungai Blega Bangkalan pada saat musim hujan.

Ra Latif juga meminta agar warga tidak membangun rumah di bantaran Sungai untuk menghindari musibah di masa-masa yang akan datang.

“Jangan ada pembangunan di bantaran sungai, harapan kami begitu. Sehingga upaya-upaya pembangunan yang akan dilakukan kedepannya bisa sinergi demi kelancarakan juga tidak terjadi banjir setiap tahun,” pintanya pada warga. (*)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->