Berita UtamaKesehatan

Komisi IV DPRD Sumenep: Kapan Rekam Medis Elektronik Diterapkan?

×

Komisi IV DPRD Sumenep: Kapan Rekam Medis Elektronik Diterapkan?

Sebarkan artikel ini
Komisi IV DPRD Sumenep
Komisi IV DPRD Sumenep mendorong percepatan digitalisasi rekam medis di fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumenep.

matamaduranews.com-SUMENEP — Komisi IV DPRD Sumenep mempertanyakan kesiapan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di seluruh fasilitas layanan kesehatan. Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, M. Ramzi, menilai digitalisasi rekam medis sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurut Ramzi, hingga saat ini masih banyak fasilitas kesehatan yang mengandalkan pencatatan manual. Kondisi itu dinilai berpotensi membuat riwayat penyakit pasien tidak terdokumentasi secara lengkap dan memperlambat penanganan medis.

“Semua tingkatan pelayanan kesehatan harus mulai menerapkan Rekam Medis Elektronik. Dengan RME, dokter bisa cepat mengetahui riwayat penyakit pasien, obat yang pernah dikonsumsi, hingga tindakan medis sebelumnya,” kata Ramzi.

Ia menjelaskan, penerapan RME juga penting untuk memperkuat sistem rujukan antar fasilitas kesehatan. Data pasien dapat diakses lebih cepat dan akurat, terutama dalam kondisi darurat maupun penanganan penyakit kronis.

Ramzi menegaskan, transformasi digital di sektor kesehatan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan publik.

“Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi soal keselamatan pasien. Data medis yang tercatat dengan baik akan menekan risiko kesalahan diagnosa dan membuat pelayanan lebih profesional,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jadi Sorotan, Mutasi Kepala SKPD Pamekasan Diharapkan Bawa Perubahan

Komisi IV DPRD Sumenep, lanjut dia, akan terus mendorong pemerintah daerah mempercepat implementasi Rekam Medis Elektronik di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit.

Ia berharap penerapan RME dapat segera terealisasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi di Kabupaten Sumenep. (ras)

Tinggalkan Balasan