matamaduranews.com–SUMENEP-Bencana angin puting beliung kembali menimpa rumah warga di Sumenep. Kali ini, ada 15 rumah warga, 1 bengkel dan 1 gudang di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, yang mengalami kerusakan setelah angin kencang terjadi pada Sabtu, (7/3/2020) siang.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!15 warga itu, terjadi di Dusun Dedder, Desa Cangkreng dan Dusun Meddelan Timur, Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng.
“Korban warga yang terkena angin puting beliung antara lain terdapat 17 unit (15 rumah, 1 bengkel dan 1 gudang) di Desa Cangkreng dengan kategori kerusakan rusak sedang sebanyak 2 unit dan rusak ringan sebanyak 15 unit,†terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti dalam rilisnya.
AKP Widi menjelaskan, sejumlah rumah yang terdampak angin puting beliung. Seperti rumah atas nama Sumrawi dengan kerusakan sebagian atap teras dan genteng (rusak ringan). Rumah milik Mainah dengan kerusakan sebagian genteng bagian rumah belakang (rusak ringan). Rumah milik HEJI/HANAMI dengan kerusakan genteng teras dan ruang tengah (rusak sedang). Itu di RT 1 RW 1 Dusun Dedder.
Sedangkan di RT 2 RW 1 Dusun Dedder, rumah milik Hasan Basri dengan kerusakan atap teras dan atap dapur (rusak sedang). Rumah milik Anwar dengan kerusakan sebagian genteng (rusak ringan). Rumah milik Ahmad Saleh dengan kerusakan sebagian genteng (rusak ringan). Rumah milik AHMAD SALEH dengan kerusakan sebagian genteng (rusak ringan).
Ada pula, rumah milik Muzakka dengan kerusakan sebagian genteng (rusak ringan). Rumah milik Subaidi dengan kerusakan sebagian atap asbes (rusak ringan). Rumah milik Rusdi dengan kerusakan sebagian atap teras (rusak ringan). Rumah milik Moh. Ridwan dengan kerusakan sebagian genteng (rusak ringan). Rumah milik Maimunah dengan kerusakan sebagian genteng di rumah bagian samping (rusak ringan). Rumah milik Ibu Rohmah dengan kerusakan sebagian atap di rumah bagian belakang (rusak ringan).
Kerusakan rumah warga di RT 5 RW 2 Dusun Dedder adalah rumah milik Hapas dengan kerusakan sebagian genteng kamar bagian belakang (rusak ringan). Bengkel milik Hapas dengan kerusakan sebagian atap (rusak ringan). Rumah milik Baharuddin dengan kerusakan sebagian atap asbes rumah bagian belakang (rusak ringan). Gudang milik Ashari dengan kerusakan sebagian genteng bagian belakang (rusak ringan).
Sedangkan di RT 21 RW 5 Dusun Meddelan Timur ada 4 unit rumah di Desa Meddelan. Seperti, rumah milik Sunar dengan kerusakan sebagian genteng rumah bagian depan (rusak ringan). Rumah milik Abdullah dengan kerusakan sebagian genteng rumah bagian depan (rusak ringan). Rumah milik Raf’al dengan kerusakan sebagian atap kamar mandi (rusak ringan). Rumah milik Zainal dengan kerusakan sebagian genteng rumah bagian depan (rusak ringan).
“Kerugian akibat bencana puting beliung Sebesar Rp. 40 Juta,†terang AKP Widi.
Kejadian serupa terjadi di Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Selasa (2/3/2020) pukul 22.15 WIB lalu. Rumah dan toko M. Sholeh Pak Aziz tertimpa pohon asam besar yang berusia sangat tua setelah hembusan angin kencang.
Atap rumah dan tokoh Pak Azis hancur. Sebagaian perabotan rumah ikut rusak. Tidak ada korban jiwa atas kejadian itu. Hanya kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Pagi hari, warga bergotong royong membantu membersihkan kayu asam yang roboh. Bantuan material untuk membantu keluarga korban juga datang dari PAC PKB Pragaan.
Ra Nuvail anggota DPRD dari PKB ikut membantu meringankan beban Pak Aziz. Ruski, putra Pak Azis mengaku terharu atas bantuan dari masyarakat. Terutama bantuan yang datang dari PAC PKB Pragaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada PAC PKB Pragaan, dan sangat bahagia menerimanya. Karena sejak kejadian sampai sekarang, baru kali ini pertama bantuan yang kami terima,” ucap Ruski.
Ibad, Mata Madura









