matamaduranews.com–BANGKALAN-Sejak Jumat sore (27/3/2020) warga Bangkalan, Madura dihebohkan dengan gambar bertuliskan penutupan Jembatan Suramadu karena menjadi area physical distancing.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Kawasan Tertib Physical Distancing. Bebas dari segala aktivitas orang dan kendaraan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Surabaya. Jumat, Sabtu dan Minggu… jadwal penutupan,” begitu tulisan dalam gambar yang beredar luas melalui media sosial, seperti WhatsApp Story dan Group WA serta facebook.
Akibat gambar bertulisan penutupan Jembatan Suramadu itu, tak sedikit orang yang hendak ke Madura dan menuju Surabaya mengalihkan ke penyeberangan kapal fery, Kamal-Tanjung Perak, Surabaya.
Bagaimana sebenarnya?
Gambar penutupan Jembatan Suramadu itu ternyata bohong atau hoax.
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Andhika Mizaldi Lubis saat dimintai keterangan Mata Madura menjelaskan jika kabar yang beredar itu adalah berita bohong alias hoax. “Tidak benar itu mas jika mau ditutup,” terang Andhika, Jum’at (27/3/2020)
Menurut Andhika dirinya belum menerima informasi resmi tentang rencana penutupan Jembatan Suramadu.
“Belum ada informasi masuk pada kami perihal penutupan Jembatan Suramadu. Saya saja kaget mendengar informasi itu,” tuturnya.
Menurut Andhika Informasi itu tidak bisa dipertanggung jawabkan. Karena wilayah Kepolisian Resort Bangkalan batasnya hanya di Bangkalan dan Perak.
“Nama instansi digambar yang beredar tidak ada. Baik Polres maupun Pemda. Jadi saya belum mengetahui. Jika rencana physical distancing memang ada, tetapi dalam kota saja. Bukan di Jembatan Suramadu. Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dishub dan Satpol PP dan Instansi terkait,” papar Andhika pada Mata Madura.
Sedangkan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menegaskan bahwa gambar penutupan Jembatan Suramadu itu tidak benar.
“Hanya terjadi pembatasan pada kendaraan roda empat. Terutama rombongan wisata religi di Madura,” kata Rama singkat, kepada Mata Madura.
Syaiful, Mata Madura