Berita UtamaEkonomiKeuangan

Rahasia BPRS Bhakti Sumekar Memenangkan KEJAR Award

×

Rahasia BPRS Bhakti Sumekar Memenangkan KEJAR Award

Sebarkan artikel ini
BPRS Bhakti Sumekar
Dirut PT BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar memegang piagam dan piala setelah meraih Penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik 2025 dari OJK

Sumenep – Prestasi membanggakan kembali diraih BPRS Bhakti Sumekar setelah berhasil meraih penghargaan pada ajang KEJAR Award, sebuah penghargaan nasional yang diberikan kepada lembaga keuangan yang dinilai sukses mendorong budaya menabung dan literasi keuangan di kalangan pelajar.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen BPRS Bhakti Sumekar dalam memperkuat inklusi keuangan sejak usia dini, khususnya melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang terus dikembangkan di Kabupaten Sumenep.

Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih penghargaan ini tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja konsisten, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi layanan.

“Rahasia kami sederhana: konsistensi, kolaborasi, dan edukasi. Kami tidak hanya membuka rekening pelajar, tetapi membangun kebiasaan menabung sebagai bagian dari pendidikan karakter,” ujar Hairil Fajar kepada wartawan, Selasa (2026).

Kolaborasi Sekolah Jadi Kunci Keberhasilan

Menurut Hairil Fajar, salah satu faktor utama keberhasilan BPRS Bhakti Sumekar dalam memenangkan KEJAR Award adalah kuatnya sinergi dengan sekolah, guru, dan pemerintah daerah.

Program tabungan pelajar tidak hanya dilaksanakan sebagai layanan perbankan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pendidikan dan pembinaan karakter siswa.

“Kami menjadikan sekolah sebagai mitra strategis. Guru dan kepala sekolah berperan besar dalam menanamkan budaya menabung. Tanpa dukungan mereka, program ini tidak akan berhasil,” jelasnya.

BPRS Bhakti Sumekar secara aktif melakukan kunjungan ke sekolah, sosialisasi literasi keuangan, serta menyediakan layanan pembukaan rekening secara kolektif yang memudahkan siswa dan orang tua.

BACA JUGA :  Investasi Jaringan untuk Peningkatan Customer Experience dan Digitalisasi, XL Axiata Raih Laba Bersih Rp 1,3 Triliun di 2021

Digitalisasi Jadi Faktor Penentu

Selain kolaborasi, faktor lain yang menjadi kunci kemenangan adalah pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan tabungan pelajar. Digitalisasi memungkinkan proses administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Melalui sistem digital, BPRS Bhakti Sumekar mampu memantau pertumbuhan jumlah rekening pelajar, transaksi tabungan, serta aktivitas keuangan secara real-time.

“Digitalisasi membuat layanan kami lebih efisien dan akuntabel. Orang tua dan sekolah bisa memantau perkembangan tabungan siswa dengan lebih mudah,” kata Hairil Fajar.

Langkah ini sejalan dengan arah transformasi keuangan digital di daerah, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan nasional.

Dampak Nyata bagi Generasi Muda

Program KEJAR yang dijalankan BPRS Bhakti Sumekar tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah rekening pelajar, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Banyak sekolah di Kabupaten Sumenep kini menjadikan tabungan pelajar sebagai bagian dari kegiatan rutin, seperti menabung mingguan atau bulanan.

“Kami ingin generasi muda Sumenep tumbuh dengan budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang baik. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan daerah,” tegas Hairil Fajar.

Ke depan, BPRS Bhakti Sumekar menargetkan perluasan program tabungan pelajar ke seluruh sekolah, termasuk di wilayah kepulauan, agar manfaat literasi keuangan dapat dirasakan secara merata. (ras)

Tinggalkan Balasan