matamaduranews.com- Ombak di perairan Selat Pulau Mamburit Kangean Sumenep menjadk saksi detik-detik tongkang TK Trand Asia PB.5 miring hingga akhirnya terbalik.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kecelakaan laut terjadi di Perairan Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kangean Kabupaten Sumenep. Tongkang TK Trand Asia PB.5 yang digandeng kapal TB DC 9 GT 151 dilaporkan mengalami kebocoran hingga akhirnya miring, terbalik, dan kandas.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 14.09 WIB di koordinat sekitar 6° 50’ 7.92” LS dan 115° 13’ 42.6” BT.
Kronologi Kejadian
Humas Polres Sumenep menginformasikan, tongkang tersebut sebelumnya telah mengalami kandas sekitar satu bulan lalu. Kondisi itu kemudian menyebabkan kebocoran pada badan kapal.
Pada Kamis sore, petugas menerima laporan dari anggota Syahbandar Kangean bernama Mario terkait kondisi tongkang yang mengalami masalah di perairan tersebut.
Beberapa hari setelah kandas, tongkang mengalami kemiringan dan akhirnya terbalik.
“Muatan batu bara yang berada di tongkang sempat dipindahkan ke tongkang lain. Namun, akibat hantaman ombak, kapal tetap mengalami kemiringan hingga terbalik. Sebagian muatan batu bara dilaporkan tumpah ke laut,” tulis Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S dalam rilisnya Jumat 27 Februari.
Evakuasi dan Kondisi Korban
Seluruh pekerja dan mandor berhasil dievakuasi oleh nelayan sekitar dalam kondisi selamat.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Polisi Perairan bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan, di antaranya:
Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Mengaktifkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Sumenep, Basarnas, BPBD, serta komunitas nelayan.
Melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan untuk langkah penanganan lebih lanjut.
Kondisi Cuaca di Lokasi
Jarak tempuh dari Pelabuhan Kalianget menuju lokasi kejadian sekitar 90 mil laut.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan bergelombang dengan arah angin barat hingga barat laut dan tinggi gelombang berkisar 0,8–0,9 meter. (*)













