matamaduranews.com-SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyebut pembiayaan UMKM yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sektor UMKM disebut menjadi tulang punggung ekonomi daerah karena mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Data mencatat sekitar 298 ribu unit UMKM di Sumenep yang menyerap hampir separuh tenaga kerja lokal, terutama di sektor perdagangan, kuliner, dan industri kreatif. Kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah diperkirakan mencapai 3–4 persen.
Menurut Fauzi, pembiayaan usaha menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan UMKM, meski akses modal dan literasi keuangan masih perlu diperkuat.
Peran pembiayaan syariah melalui BPRS Bhakti Sumekar dinilai ikut mendukung pertumbuhan pelaku usaha lewat berbagai program pemberdayaan.
BPRS Bhakti Sumekar disebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangkitkan ekonomi rakyat. Skema pembiayaan syariah seperti mudharabah, murabahah, dan musyarakah juga dinilai membantu peningkatan omzet dan pengembangan usaha.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pembiayaan UMKM diarahkan untuk memperluas inklusi keuangan dan pengurangan kemiskinan melalui program pembiayaan margin rendah. Dukungan pemerintah daerah juga diperkuat lewat inisiatif Halal Hub yang membantu pelaku usaha dari sisi perizinan, sertifikasi, hingga akses pasar. (*)













