Muktamar NU ke 34; Antara Ditunda dan Dimajukan

Mata Madura - 19/11/2021
Muktamar NU ke 34; Antara Ditunda dan Dimajukan
Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj Umumkan Jadwal Pelaksanaan Saat pengumuman digelarnya Muktamar NU Ke 34 pada tanggal 23-25 Desember 2021. - (Tangkapan Layar YouTube TVNU)
Penulis
|
Editor Hambali
Link Banner

matamaduranews.com-Kabar penundaan Muktamar NU ke 34 masih belum pasti. Meski pernyataan penundaan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj. Tapi, Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar menyampaikan sebaliknya.

“Gak ditunda, (tapi) maju malahan. Kalau ditunda, kan 2022 nantinya,” terang Ketum MUI ini, seperti dikutip jatimnow, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, ada beberapa pertimbangan kenapa Muktamar NU diubah jadwalnya. Salah satunya kebijakan pemerintah pusat memberlakukan PPKM level 3 di seluruh Indonesia 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Apalagi bila Muktamar diundur, sambungnya, cukup berdampak buruk pada roda kepengurusan di PBNU. Sehingga muncul opsi jika Muktamar lebih baik maju dari jadwal.

“Ini amanat dan itu sudah menjadi keputusan Munas, bahwa Muktamar NU ke-34 diselenggarakan pada Tahun 2021,” tambah Kiai Miftah.

Kendati optimis Muktamar NU ke 34 digelar tahun 2021. Kiai Miftah belum mengungkap kapan waktu pasti Mukatamar akan digelar,

Sebelumnya Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa pelaksanaan Muktamar NU pada 23-25 Desember 2021 di Lampung bakal ditunda. Informasi penundaan dilakukan seiring penerapan PPKM Level 3 se-Indonesia pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Pernyataan Faishal diperkuat KH Said Aqil Siradj. Menurut Kiai Said Aqil, penundaan Muktamar NU itu didasari kepatuhan terhadap peraturan pemerintah.

“Itu kan pemerintah, jadi kita siap dan taat pada peraturan pemerintah,” ujar Kiai Said Aqil usai berziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya, Kamis malam (18/11/2021).

Kiai Said juga belum bisa memastikan tanggal pelaksanaan Muktamar. Katanya, keputusan itu masih menunggu hasil rapat.

“Iya secara resmi ditunda, sudah berubah dari tanggal itu. Karena itu perintah dari pemerintah, dihembuskan pada rapat terbatas kabinet,” ungkapnya.

Kiai Said Aqil menambahkan, alasan berubahnya waktu pelaksanaan Muktamar itu karena untuk mengantisipasi meningkatnya angka kasus Covid-19.

“Ya karena Covid-19. PPKM level itu,” tegasnya. (jatimnow)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->